93 Mahasiswa Papua Masih Menolak Dievakuasi

Surabaya (infosurabaya.id) – Kapolrestabes Kota Surabaya Kombes Rudi Setiawan meminta agar 93 mahasiwa Papua yang tidak berdomisili di Asrama Mahasiswa Papua Jalan Kalasan untuk segera meninggalkan lokasi.

Hal ini dikarenakan, setelah 140 berhasil dievakuasi, sisa dari jumlah yang ada nampaknya masih bertahan di Asrama Mahasiswa Papua dan tidak ingin meninggalkan lokasi.

“Ayo yang bukan domisili sini, 10-20 orang itu, harap kembali ke tempat tinggal masing-masing. Kami jamin keselamatannya,” kata Kombes Rudi.

Baca Juga  Belum Tewas, Pelaku Penyerangan Polsek Wonokromo Surabaya Ditangani Densus 88

Pantauan di lapangan menunjukkan proses negosiasi antara pihak kepolisian dan Aliansi Mahasiswa Papua masih terus berjalan. Padahal 1 unit bus dan 1 truk milik Pemkot Surabaya sudah disiapkan.

Sebelumnya, 2 unit bus telah diberangkatkan dengan tujuan Malang dan Terminal Bungurasih untuk mengevakuasi para mahasiswa Papua.

Sebagai informasi, kejadian ini dipicu akibat ketegangan yang muncul sejak sore antara ormas gabungan dan Aliansi Mahasiswa Papua. Ormas gabungan terus berusaha merangsek masuk untuk mengusir para mahasiswa. Gesekan antara keduanya dipicu orasi Papua Merdeka dari Aliansi Mahasiswa Papua pada Hari Sabtu (2/12/2018).wah/wbw

Baca Juga  Menteri Pertahanan Siap Libas KKB Diduga OPM Penembak Pekerja Trans Papua

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here