Surabaya (infosurabaya.id) – Menghitung  berat badan idealperlu dilakukan sebelum kamu mulai menjalani diet penurunan berat badan. Demi memiliki berat badan ideal, kamu jangan melakukan diet ekstrem karena setiap orang mempunyai berat badan ideal yang berbeda.

Sebenarnya bagaimana cara mengetahui  berat badan ideal? Ada banyak cara untuk menghitung berat badan ideal. Namun yang sering digunakan adalah rumus Body Mass Index (BMI) dan Brocha.

1. Menghitung Berat Badan Ideal dengan BMI

Body Mass Index (BMI) atau penyebutan dalam bahasa Indonesia Indeks Masa Tubuh (IMT) adalah cara mudah menghitung berat badan ideal berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Untuk penghitungannya, berat badan harus dalam satuan kilogram dan tinggi badan dalam satuan meter kuadrat.

Misalnya, kamu memiliki berat badan 70 kilogram dan tinggi 160 cm (1,60 meter). Kalikan tinggi badan dalam kuadrat: 1,60 x 1,60 = 2,56. Lalu, bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan: 70/2,56 = 23,4. BMI 23,4 jika dilihat berdasarkan standar WHO, kamu termasuk normal.

Dilansir dari Joslin Diabetes Center, BMI untuk kawasan Asia sebagai berikut:

WHO (BMI)Asia-Pacific (BMI)Kurus<18.5<18.5Normal18.5-24.918.5-22.9Overweight25-29.923-24.9Obesitas≥30≥25

Pada intinya, semakin lebih berat badan kamu akan semakin tinggi hasil penghitungan BMI dan semakin tinggi risiko terserang obesitas.

2. Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Broca

Rumus Broca ditemukan oleh Pierre Paul Broca. Seperti dikutip dari The Independent, rumus untuk menghitung berat badan ideal ini ditemukan pada 1871 oleh Dr. Pierre Paul Broca dan dipopulerkan oleh Dr. BJ Devine pada 1970 an.

Berikut cara menghitung berat badan ideal berdasarkan rumus Broca untuk wanita: (tinggi badan – 100) – (15% x (tinggi badan – 100)).

Contoh perhitungannya:

Jika seorang wanita memiliki tinggi badan 155 cm, berat idealnya: (155 – 100) – (15% x (155 – 100)) = 55 – 15 = 40. Maka berat badan ideal wanita dengan tinggi badan 155 cm adalah 40 kg.

Dan berikut cara menghitung berat badan ideal berdasarkan rumus Broca untuk pria: (berat badan – 100) – (10% x (tinggi badan -100)).

Contoh perhitungannya:

Jika seorang pria memiliki tinggi badan 180 cm, berat idealnya: (180 – 100) – (10% x (180 – 100)) = 80 – 8 = 72. Maka berat badan ideal pria dengan tinggi badan 180 cm adalah 72 kg.

Namun, yang perlu diingat bahwa menghitung berat badan ideal dengan cara BMI atau Broca ini tidak selalu akurat karena ada faktor usia dan faktor berat tulang atau proporsi tubuh.dya/wbw

6 Comments

  1. SELAMAT PAGI SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA, BEGINI SAYA MAU BERTANYA DAN SAYA MASIH BINGUNG ITU BAGAIMANA CARA PERHITUNGAN SEHINGGA BISA SEPERTI ITU, YANG SAYA BINGGUNG ITU ADALAH (180 – 100) – (10% x (180 – 100)) = 80 – 8 = 72,
    ANGKA 80-8 = 72 NAH ITU 8 ITU DAPAT NYA DARI MANA YAA SAYA BINGUNG DI SITU
    DI MOOHON UNTUK RESPON TERIMAKSIH

  2. Ada kesalahan bukan? Untuk
    (155-100)-(15%x(155-100)
    (55)-(8,25)=46,75
    Jadi , berat ideal untuk tinggi 155 cm ialah 46,75/47

  3. Ini ada kesalahan hitung. Yang benar bb ideal untuk tinggi badan 155cm adalah 46,75 kg. Jika bb 40kg maka termasuk golongan underweight/kurus karena imt hanya 16,65. mohon diperbaiki jangan sampai menyesatkan

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here