WNI Jadi Pelaku Teror Bom Di Filipina?

Surabaya (infosurabaya.id) – Polri mengaku sedang mengecek kebenaran soal pasangan suami-istri asal Indonesia yang menjadi eksekutor bom gereja di Filipina. Polri sedang menunggu informasi dari pihak Densus 88 Antiteror dan Atase Kepolisian Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Filipina.

“Saya dengar seperti itu di media. Kami belum dapat informasi (resmi)-nya. Masih kami cari informasinya,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono kepada di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Hendropriyono: Organisasi Papua Merdeka Itu Teroris

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ao mengatakan dua pelaku serangan bom bunuh diri asal Indonesia berada di balik serangan gereja Katolik di Pulau Jolo. Ao mengatakan hal itu setelah militer memastikan bahwa pelaku bom bunuh diri merupakan ‘pasangan’ asal Indonesia. Pasangan itu menyerang gereja dan menyebabkan 22 orang meninggal serta 100 lainnya terluka.

Baca Juga  Banyak WNI Ditemukan Di Antara Petarung Isis

“Yang bertanggung jawab (dalam serangan ini) adalah pelaku bom bunuh diri Indonesia. Namun kelompok Abu Sayyaf yang membimbing mereka, dengan mempelajari sasaran, melakukan pemantauan rahasia, dan membawa pasangan ini ke gereja,” kata Ao.

Konsul Jendral Indonesia di Davao Berlian Napitupulu, saat dihubungi BBC News Indonesia, mengatakan belum mendapatkan informasi tentang pasangan Indonesia yang disebutkan melakukan penyerangan itu.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here