Becak Motor Dilarang Beroperasi Di Surabaya

Surabaya (infosurabaya.id) – Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan sosialisasi larangan becak motor (bentor) beroperasi di jalan raya.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Tunjung Iswandaru menjelaskan, sosialisasi dilakukan sebelum memberlakukan tindakan tegas.

Pelarangan bentor di Jalan Raya Surabaya, lanjut Tanjung, berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya No 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Dari segi aturan hukum, bentor menyalahi atau melanggar karena tidak memenuhi persyaratan sebagai angkutan umum atau kendaraan modifikasi.

Baca Juga  Keselamatan Nelayan Surabaya Menjadi Perhatian Utama Pemkot, Ini Buktinya

Bentor tidak memenuhi syarat, karena beberapa alasan sebagai berikut:

1. Menggunkan tenaga mesin hingga cenderung berkecepatan seperti sepeda motor.

2. Cenderung mengangkut penumpang dalam jumlah lebih melebihi dari kapasitas.

• Masjid Assakinah di Komplek Balai Pemuda Surabaya Difungsikan, Masyarakat Tak Lagi Bingung

3. Cenderung melanggar peraturan lalu lintas melawan arus, melanggar rambu dan lampu lalu lintas.

“Kami lakukan sosialisasi tentang larangan bentor beroperasi di jalan, karena membahayakan penumpang dan pengguna lalu lintas lainnya,” kata Tunjung.

Baca Juga  Di Surabaya, Nelayan Dapat Banyak Kemudahan

Saat sosialisasi, para penarik bentor diimbau untuk tidak beroperasi di jalan di seIuruh Wilayah Kota Surabaya, sekaligus segera mengembalikan atau merubah kendaraan ke bentuk semula.

“Kami akan lakukan operasi penertiban setelah tahap sosialisosi. Insya Allah ditindak mulai minggu depan, yang melanggar akan kami angkut,” tutupnya.dya/wbw

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here