Command Center 112 Jadi Andalan Pemkot Surabaya

Surabaya (infosurabaya.id) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan terus kembangkan transformasi pembangunan di Kota Surabaya. Di antaranya ialah aspek kesejahteraan sosial, infrastruktur, layanan masyarakat, pendidikan hingga berbagai program lainnya yang telah diterapkan di Kota Pahlawan.

Wali kota yang akrab disapa Risma ini mengatakan, salah satu dari program transformasi pembangunan kota Surabaya adalah Call Center (CC) 112 yang siap melayani berbagai keluhan masyarakat. “Layanan ini (CC 112, Red) sudah melayani berbagai masalah di kota ini. Mulai dari temuan satwa liar, kebakaran, layanan psikologi, kami siap layani semua,” ujar Risma.

Sementara itu disektor ekonomi, Risma mengungkapkan, pada tahun 2010 daya beli masyarakat Surabaya sempat mengalami penurunan 34 persen, mulai dari miskin sampai sangat miskin. Sedangkan daya beli sedang sekitar 54 persen, dan untuk daya beli tinggi hanya sekitar 13 persen.

Baca Juga  Kualitas Udara Surabaya Terus Membaik

Namun, sekarang sudah berubah dan itu berbalik. Daya beli masyarakat Surabaya sudah mengalami peningkatan. Kini daya beli rendah tinggal 5 persen, daya beli sedang turun 52 persen, sedangkan daya beli tinggi itu lebih dari 46 persen.

Risma menyampaikan, keberhasilannya meningkatkan daya beli tersebut berkat adanya program Pahlawan Ekonomi (PE) yang telah lama digagasnya. “Saya membuat program namanya Pahlawan Ekonomi untuk ibu-ibu dari keluarga miskin yang suaminya sudah kerja tapi dia masih miskin, maka saya gerakkan roda yang kedua (ibunya, Red) namanya Pahlawan Ekonomi,” urainya.

Selain itu, Risma juga mengatakan, telah membuat program-program lain yang serupa dengan PE. Program tersebut lebih menyasar ke pengusaha muda kreatif Surabaya dengan nama Pejuang Muda (PM). Dengan dibuatnya program PM, Risma berharap anak-anak muda Surabaya bisa mengembangkan bakat dibidang wirausaha.

Baca Juga  Hi Tech Mall Bakal Jadi Sentra UMKM Dan Gedung Seni

Kawula muda Surabaya tersebut akan diberikan berbagai pelatihan dibidang kewirausahaan.selain itu juga diberikan fasilitas penunjang sesuai dengan bidangnya. Ia mencontohkan, misalnya anak-anak muda ingin bergerak di bidang event organizer (EO), maka Pemkot Surabaya akan memfasilitasi mereka dengan mengadakan pelatihan-pelatihan di bidang EO.

“Itulah yang tadi saya sampaikan kenapa ekonomi Surabaya meningkat. Kalau dilihat, indek properti Surabaya itu tertinggi di Indonesia. Kenapa demikian, karena tadi ada lompatan dari keluarga miskin dia langsung lompat ke pendapatan yang lebih tinggi,” tutup Risma.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here