Sekarang, Merokok Sambil Nyetir Motor Kena Denda 750 Ribu

Surabaya (infosurabaya.id) – Agar tidak kehilangan konsentrasi, pengendara yang merokok akan ditilang atau kena denda Rp 750.000. Aturan ini sudah berlaku dan ratusan pengendara sudah ditilang.

Larangan merokok bagi pengendara ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 tahun 2019 pasal 6 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motortepatnya untuk larangan merokok sambil berkendara mulai dijalankan.

Baca Juga  Sulitnya Mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok Di Surabaya

Selain itu pengguna roda 4 juga sama-sama dilarang merokok. Hal tersebut tercantum di Pasal 283 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Peraturan ini (merokok saat mengoperasikan kendaraan) berlaku untuk seluruh pengguna kendaraan, sebagaimana tertuang dalam Undang-undang. Namun memang untuk pengendara mobil tidak ada Permenhub-nya. PM (Peraturan Menteri) hanya mengatur pengemudi sepeda motor, kalau di UU mengatur semua pengemudi,” ucap Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir kepada detikcom.

Baca Juga  Sah! Tak Bisa Lagi Merokok Sembarangan Di Surabaya

Larangan merokok ini langsung mendapatkan respons positif dari pengendara. “Sangat setuju, soalnya saya pernah kejadian, mata saya kelilipan abu roko pas lagi naik motor, pengendara motor di depan saya sambil ngerokok,” ujar Ade Indriyana.wah/wbw

1 KOMENTAR

  1. Lalu bagaimana cara melaporkan jika mengetahui pelanggar dijalan? Karena jelas ini merugikan pengguna jalan lain

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here