Mulai Awal Mei, Merokok Sambil Nyetir Motor Didenda 750 Ribu

Surabaya (infosurabaya.id) – Awal Mei 2019 Dinas Perhubungan (dishub) Kota Surabaya mulai tindak tegas tilang, bagi pengendara yang kedapatan merokok di jalan.

Irvan Wahyudarajat, Kepala Dishub Kota Surabaya menyampaikan sesuai undang-undang pasca sosialiasi selama satu bulan, awal Mei 2019 akan melakukan penilangan bersama operasi gabungan Polisi dan TNI.

“Sebenarnya kalau dari sisi Permenhub 12 tahun 2019 mulai dikeluarkan 11 Maret, artinya 11 April ini sebenarnya sudah bisa disanksi. Tapi itu untuk pengemudi transportasi online, sementara untuk masyarakat umum karena bersifat umum, jadi kita menggunakan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), sehingga kita perlu sosialisasi supaya tidak kaget,” jelas Irvan, Kamis (11/4/2019).

Baca Juga  Sulitnya Mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok Di Surabaya

Sanksi merujuk kepada UU LLAJ pasal 283 yang berbunyi pengemudi yang melakukan aktivitas lain baik GPS atau kedapatan merokok saat berkendara trencam hukuman 3 bulan kurungan atau denda maksimal Rp 750 ribu.

Sebagai informasi sampai saat ini, Dishub masih lakukan sosialiasi dengan memberhentikan dan mengingatkan pengendara yang merokok saat berkendara.

Selain itu, juga sosialisasi lewat media sosial Dishub @dishubsurabaya dengan mengunggah sejumlah pengendara yang terekam CCTV sedang merokok.wah/wbw

Baca Juga  YLKI Minta KAI Turunkan Reklame Rokok Di Stasiun

1 KOMENTAR

  1. MOhon dishub dan polisi membuat aturan denda buat pengendara mobil bila tdk terdapat bak sampah juga. sebab jarang ada bak sampah didalam mobil terkadang org buang sampah dijalan. terima kasih

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here