Pemkot Surabaya Makin Serius Cegah Banjir

Surabaya (infosurabaya.id) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini sedang dilakukan pekerjaan memperbesar dua saluran air utama menuju sungai besar untuk mengatasi  kawasan Medayu Utara, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, yang kerap banjir saat hujan deras.

“Perlu saluran pembawa menuju ke sungai besar. Ada dua jalur yang perlu diperbesar,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Beppeko) Surabaya Eri Cahyadi.

Menurut dia, sebetulnya persoalan tersebut sudah diusulkan langsung oleh masyarakat setempat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Surabaya pada 2018. “Kalau dianggarkan 2018, harusnya dikerjakan tahun 2019,” ujarnya.

Baca Juga  Banjir Belum Juga Surut Di Surabaya

Untuk saluran air yang akan diperbesar tersebut, lanjut dia, saat ini sudah tahap DED (Detail Engineering Design) dengan estimasi awal anggaran sekitar Rp900 juta. “Rencananya nanti masuk revisi lima,” katanya.

Terkait adanya keluhan warga yang terkena banjir saat hujan deras di Medayu Utara Gang 8 dan sekitarnya, Eri mengatakan pihaknya sudah melakukan survei.

Hanya saja, kata dia, penyelesaiannya harus kawasan karena dahulu pada waktu pembangunan, masyarakat tidak melihat elevasi dibuang kemana.

Ketua RT 04, RW 11 Medayu Utara, Sutikno mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya karena permintaan peninggihan paving dan saluran air karena banjir saat hujan deras sudah direspons cepat.

Baca Juga  Pemkot Serius Tangani Banjir Di Surabaya Barat

“Kami berharap agar segera direalisasikan untuk peninggian paving dan saluran air khususnya di Gang 8 dan Gang 8A. Kasihan warga, setiap hujan deras selalu kebanjiran. Selain itu, air surut juga lama,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya berharap jalan sepanjang 150 meter di Gang 8A menuju makam Medayu Utara juga ditinggikan pavingnya karena sering banjir.

“Kami sudah usulkan yang ini ke bu Herlina (anggota DPRD Surabaya) . Tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut, belum diukur sama sekali,” katanya.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here