Dengan Tipu Muslihat, Wanita Ini Berhasil Kelabui Kalangan Elite New York

Surabaya (infosurabaya.id) – Anna Sorokin berhasil mengelabui dunia sosialita, setidaknya di kawasan elite Manhattan, New York. Selama bertahun-tahun, ia mengarang latar belakang keluarganya yang rumit, sesumbar menjadi pewaris konglomerat Jerman dengan nilai kekayaan puluhan juta dolar (lebih dari Rp143 miliar).

Geng sosialita mengenalnya sebagai Anna Delvey. Berbalut merek mewah Gucci dan bergaul di bar hotel berbintang, ia menikmati gaya hidup mewah dengan menipu teman-temannya.

Pada hari Kamis (9/5), Anna meminta maaf atas kesalahannya. Sayang, nasi sudah menjadi bubur. Ia dijatuhi hukuman 4-12 tahun penjara, dilansir dari Washington Post. Sang hakim, Diane Kiesel, bahkan sampai terpana mendengar muslihat si terdakwa.

Wanita 28 tahun itu dinyatakan bersalah atas 4 dakwaan penipuan jasa layanan, 3 dakwaan pencurian besar, dan 1 tuduhan percobaan pencurian besar dalam sidang yang berjalan selama 1 bulan. Menurut jaksa, jumlah penipuan Anna mencapai USD 275 ribu (Rp3,9 miliar).

Sebenarnya, Anna adalah imigran Rusia yang pindah ke Jerman. Ia bukanlah seorang putri raja minyak atau diplomat, seperti yang biasa ia gemborkan. Namun, perempuan yang pandai berakting itu sangat berambisi menjadi anak-anak kaya yang kerap mengunggah gaya hidupnya di Instagram.

Dari situlah muslihatnya dimulai. Dilansir dari Stylist, Anna mengaku sebagai ahli waris konglomerat Jerman yang sedang berburu barang seni untuk ‘yayasannya’ dengan aset pribadi senilai USD 60 juta (Rp862 miliar) dalam bentuk dana perwalian.

Baca Juga  Perampok Dikalahkan Obat Nyamuk

Padahal, Anna hanyalah imigran Rusia yang pindah ke Jerman. Ayahnya seorang sopir truk yang kemudian mencoba bisnis penghematan energi. Tentu tak ada dana perwalian di keluarga itu.

Anna pun nekat menginap di sebuah hotel berbintang di New York dengan tarif USD 400 (Rp5,7 juta) permalam. Para pelayan hotel dihujaninya dengan tips pecahan USD 100 (Rp1,4 juta).

Pada saat itu, ia masih menggunakan uangnya sendiri. Terjebak dalam halusinasinya sebagai sosialita, Anna mulai menghambur-hamburkan uang. Baju-baju bermerek dibelinya, perawatan kuku dilakukannya, dan tak lupa olahraga dengan pelatih pribadi.

Tak sampai di situ, Anna berusaha menjadi orang yang royal. Ia kerap mentraktir kawan-kawannya dan menghujani mereka dengan hadiah. Semuanya dibayar dengan yang tunai.

Di New York, ada hal yang melebihi uang, yaitu koneksi. Itulah yang dimanfaatkan Anna. Ia magang di majalah mode ternama asal Paris dan mengenal pemimpin redaksi yang bertugas di New York, Olivier Zahm. Berkat kecerdikannya itu, ia bisa makan di semua restoran keren, terbang dengan jet pribadi, dan mengunjungi pertunjukan seni ternama.

Ambisinya tak sampai di situ saja. Anna ingin memulai bisnisnya, Anna Delvey Foundation. Dalam brosurnya, ia mengaku mengoleksi karya-karya seni Cindy Sherman, Agnes Martin, Ed Ruscha, dan Helmut Newton.

Baca Juga  Sidoarjo Darurat Pencurian Sepeda Motor

Namun, tentu lebih banyak uang yang ia butuhkan. Anna sudah mengantongi USD 25 juta (Rp359 miliar), tetapi masih butuh lebih untuk membuka bisnisnya itu. Jadi, ia mulai mengajukan pinjaman ke sebuah lembaga kredit dana. Namun, hanya USD 100 ribu (Rp1,4 miliar) yang berhasil diturunkannya.

Satu persatu, masalah mulai berdatangan. Dua hotel menuntut Anna karena tak kunjung membayar tagihannya. Anna pun ditangkap di California dan dibawa kembali ke New York.

Uang pinjaman dari bank juga gagal dibayarnya. Menurut sang pengacara, Todd Spodek, kliennya berusaha membayar hutangnya itu. Namun, ia harus mengulur waktu.

Kini, petualangannya sebagai sosialita gadungan berakhir sudah. Anna didakwa telah melakukan penipuan.

“Dia mencuri dari bank, dari hotel, dan dari teman-temannya. Dia juga mencoba mencuri dari lembaga pembiayaan,” kata Jaksa Kaegan Mays-Williams.

Kisah Anna Sorokin pun langsung viral. Seorang imigran biasa yang berhasil mengelabui kalangan elite di New York.

‘Petualangannya’ itu menarik perhatian perusahaan hiburan. Meski akan mendekam di penjara, kisah Anna rencananya diabadikan di dunia hiburan oleh Netflix dan HBO.dya/bbc/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here