Pertimbangkan Situasi Keamanan, Warga Surabaya Diimbau Tak Lakukan Takbir Keliling

Surabaya (infosurabaya.id) – Pemkot Surabaya mengimbau agar warganya tidak melakukan takbir keliling dalam rangka menyambut datangnya hari raya Idulfitri 1440 H, Rabu (5/6/2019).

Imbauan itu dikeluarkan melalui surat edaran yang ditandangani langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Dalam surat bernomor 003.1/5954/436.8.5/2019 itu, Pemkot Surabaya mengimbau agar pelaksanaan takbir dilakukan di masjid di lingkungan tempat tinggal masyarakat masing-masing. “Mengingat perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dan demi kepentingan keamanan, keselamatan, dan ketertiban umun,” demikian tertulis di surat itu.

Baca Juga  Ada Kelonggaran Bayar Tagihan Kartu Kredit Usai Lebaran

Secara khusus, Pemkot Surabaya juga mengimbau agar takbir keliling tidak dilakukan dengan kendaraan bermotor. Terlebih lagi dengan kendaraan bak terbuka.

Di sisi lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan takbir keliling tidak dilarang selama tidak mengganggu kenyamanan orang lain. Umat Islam diimbau mengumandangkan takbir sesuai dengan tuntunan syariah Islam.

“Iya (ada panduan untuk takbir). Kita bertakbir tapi tidak mengganggu kenyamanan orang lain,” kata Ketua MUI Bidang Infokom, Masduki Badlowi.

Baca Juga  Mudik, Tol Trans Jawa Bakal Dibuka Satu Arah

Masduki mengatakan kegiatan takbiran merupakan bagian dari perayaan umat Islam dalam menyambut Idul Fitri. Dia mengimbau setiap kegiatan dilakukan dengan cara yang tertib dan tidak berlebihan.

“Sebenarnya takbir keliling dengan toleransi, dia tidak terlalu gaduh, dia tidak terlalu berisik, tidak mengganggu kemacetan kepada yang lain, sebenarnya tidak dilarang karena itu bagian dari kesenangan asalkan Islam itu di tengah tidak dilakukan berlebihan, tidak mengganggu hak orang lain,” ujar dia.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here