Wow! Surabaya Bakal Punya Jogging Track Melayang

Surabaya (infosurabaya.id) –  Sebagai kado Hari Jadi Kota Surabaya ke-726 kemarin, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meresmikan 70 taman baru yang tersebar di berbagai penjuru, mulai dari Surabaya Pusat yang punya empat taman baru, Utara 10, Selatan 16, Timur 26, dan Barat 14.

70 taman ini bukan yang terakhir, karena Pemkot Surabaya masih menyiapkan beberapa taman unggulan lainnya.

Yang sudah selesai lelang di antaranya adalah Taman Eks Incinerator, Taman Harmoni, Taman Memorial Balas Klumprik dan Taman Mozaik.

“Yang sudah lelang ada empat. Yang sudah jalan Taman Eks Incinerator, yang persiapan kerja Taman Harmoni, yang taman Memorial Balas Klumprik dan Taman Mozaik Wiyung masih masa sangga,” tutur Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya,  Rochim Yuliadi, Sabtu (8/6/2019).

Tiap taman memiliki keistimewaannya sendiri. Taman Eks Incinerator sendiri rencananya akan memiliki jogging track melayang.

Grand design taman seluas 2,8 hektare ditambah luasan lahan yang sudah dibangun tahun ini mencapai 1,2 hektare tersebut, merupakan sumbangan dari United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC).

Baca Juga  Sudah Pernah Ke Taman Harmoni Surabaya?

Konsepnya berupa taman kreatif dengan area jogging track dinamis, lengkap dengan amfiteater terbuka serta ruang khusus pameran hasil karya warga Surabaya.

Taman ini dibangun di tanah bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sudah 11 tahun ditutup.

“Jogging track-nya ada yang melandai, ada pula yang menanjak. Bentuk jogging track-nya juga kami buat berbeda dengan material stamp pattern yang berpola bunga. Di Taman Eks Incinerator, juga kami lengkapi dengan amfiteater terbuka untuk pertunjukan,” paparnya.

Jogging track melayang ini dibuat meliuk dan ditopang oleh tiang-tiang. Sepanjang jogging track, pengunjung akan melewati tiga kanopi besar yang dihiasi tanaman rambat.

“Pembangunan jogging track sudah jalan, sekarang tahap pekerjaan tiang pancang. Target selesai September,” ujarnya.

Pembangunan Taman Eks Incinerator disebut Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, sebagai usaha Pemkot Surabaya dalam pemerataan pembangunan.

“Taman ini akan lebih bagus dari taman-taman yang ada di luar negeri sekali pun. Karena taman ini penuh bunga. Kalau di sana (negara lain) cuma ada pohon sama rumput, kalau di sini penuh bunga,” jelasnya.

Baca Juga  Taman Lansia Bakal Makin Nyaman

Ia menjelaskan, pembangunan Taman Eks Incinerator menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya, Corporate Social Responsibility (CSR), serta bantuan dari United Cities Local Government (UCLG).

Wali kota yang juga menjabat sebagai Presiden UCLG Aspac ini mengungkapkan, sebanyak 400 lebih taman yang tersebar di Kota Surabaya bertujuan untuk penghijaun kota.

Sekitar 30 persen Kota Surabaya dipenuhi oleh taman yang bermanfaat untuk menurunkan suhu udara. Hasilnya, saat ini suhu udara di Kota Surabaya telah turun sekitar dua derajat celcius.

“Nanti sampai suhu udara di Kota Surabaya mencapai 20-22 derajat celcius. Dulu Surabaya rata-rata 34 sampai 36 derajat celcius. Sekarang sudah 34 derajat ke bawah dan itu ada datanya, bahkan kalau pagi Kota Surabaya berkabut,” pungkasnya.wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here