Ada Kelonggaran Bayar Tagihan Kartu Kredit Usai Lebaran

Surabaya (infosurabaya.id) – Libur Lebaran  sudah selesai, jika anda berbelanja kebutuhan menggunakan kartu kredit artinya anda sudah harus memikirkan bagaimana membayar tagihannya.

Tapi jangan khawatir, bank menyebut memiliki aturan melonggarkan atau grace period tagihan kartu kredit usai libur lebaran.

Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Tambok P.S Simanjuntak menjelaskan usai Lebaran memang terjadi peningkatan pada transaksi kartu kredit di BNI. Hal ini karena banyaknya masyarakat yang menggunakan kartu kredit untuk berbelanja seperti kebutuhan pokok, pakaian, tiket hingga penginapan.

“Biasa kalau libur Lebaran itu ada peningkatan, ya sekitar 10-20% lah, datanya belum masuk semua. Nanti kita cek lagi, sekitar segitu lah,” kata Tambok.

Dia menyampaikan, untuk masyarakat yang menggunakan kartu kredit dan bertepatan libur Lebaran., biasanya bank memberikan jangka waktu tidak melakukan penagihan kepada nasabah. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diterbitkan oleh regulator.

Baca Juga  Besok Lebaran, Jalanan Surabaya Sepi Kendaraan

“Iya biasanya kita mundurkan beberapa hari dari tanggal jatuh tempo, memang aturanya seperti itu. Tapi kita juga mengingatkan supaya mereka melakukan pembayaran di jadwal baru yang sudah ditetapkan. Mengingatkan aja ya nggak apa-apa dong, supaya nggak lupa,” ujar dia.

Kemudian, Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso Liem menjelaskan setiap usai hari raya, perusahaan memberikan grace period untuk nasabah yang menggunakan kartu kredit. Ini dilakukan agar pemegang kartu kredit bisa bernafas lebih panjang pasca pengeluaran yang dilakukan secara besar-besaran saat hari raya.

“Kita selalu seperti itu, memberikan kelonggaran. Tapi kami juga mengingatkan kepada nasabah untuk melakukan pembayaran,” kata Santoso.

Baca Juga  Ratusan Personil Dishub Surabaya Siap Bantu Kelancaran Mudik

Kartu kredit memang punya banyak manfaat asalkan penggunaannya tidak berlebihan dan pemegang memiliki komitmen dalam melunasi tagihan. Selain itu kartu kredit juga memiliki promo-promo di toko yang bisa dimanfaatkan pemegang kartu dalam berbelanja.

Tapi kartu kredit juga bisa menjadi musibah, saat pengguna khilaf dalam menggunakannya saat berbelanja. Ini karena secara masih banyak masyarakat yang menilai kartu kredit sebagai uang tambahan. Padahal kartu kredit adalah fasilitas utang yang diberikan oleh bank.

Saat ini Bank Indonesia (BI) sudah memiliki aturan bahwa batas tertinggi bunga kartu kredit adalah 2,25% per bulan atau 27% per tahun.wah/detik/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here