Viral Keeper KBS Pukuli Orang Utan, Hoax Atau Bukan?

Surabaya (infosurabaya.id) – Jagat maya di Surabaya saat ini digegerkan beredarnya video viral dugaan pemukulan  orangutan di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Video berdurasi 12 detik itu pun saat ini masing hangat diperbincangkan.

Video ini pertama kali diunggah di media twitter oleh akun bernama @ibnusalam94. Video tersebut kemudian diberi keterangan, “Apa benar kejadian ini di KBS? mohon pencerahannya,” tulis akun tersebut pada 19 jam yang lalu. Video itu juga sudah dilihat oleh 254 pengunjung.

Dalam video berdurasi 12 detik itu, terlihat seorang keeper sedang melakukan pemukulan terhadap orangutan. Keeper hanya telihat kakinya dalam sebuah kandang satwa. Namun keeper tersebut terlihat membawa balok kayu dan memukulkan kayu tersebut ke samping tubuh satwa tersebut. Tidak jelas apakah satwa orangutan yang dipukul atau tidak.

Baca Juga  Kebun Binatang Surabaya Ditutup Sampai 29 Maret

Sementara Humas PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS) Winny Hustiani membenarkan video yang beredar tersebut direkam oleh pengunjung KBS. Namun dirinya membantah ada pemukulan terhadap satwa itu.

“Benar video yang beredar itu di Kebun Binantang Surabaya, namun tidak ada pemukulan terhadap satwa,” kata Winny.

Winny juga memperkirakan perekaman kejadian itu dilakukan oleh pengunjung Kebun Binatang Surabaya pada Minggu (23/6) kemarin.

Baca Juga  Bisa Berjualan Lagi, PKL Jalan Setail Bernapas Lega

“Itu terjadi pada Minggu (23/6) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB, saat itu keeper sedang memasukkan satwa orangutan ke kadangnya,” tambahnya.

Winny bercerita dalam kandang orangutan itu, ada dua orang utan yang merupakan kakak beradik bernama Damai dan Rizky. Salah satu orangutan ada yang cemburu jadi membuat petugas melerainya. Winny memastikan tidak ada insiden pemukulan terhadap satwa di video yang beredar tersebut.

“Kami pastikan tidak ada pemukulan terhadap satwa orangutan itu, kemarin sudah kami cek ke kedua satwa itu,” lanjut Winny.wah/detik/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here