Hari Ini, Hindari Kawasan Jemursari

Surabaya (infosurabaya.id) – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menyiapkan tujuh mobil golf untuk menjemput tamu undangan akad nikah putri sulung Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, Jumat (28/6/2019).

Ini dilakukan karena para tamu undangan akan diarahkan masuk melalui Jalan Jemursari II, di dekat Hotel Zoom, yang lokasinya memang cukup jauh dari kediaman Gubernur Jawa Timur.

Sebenarnya ada akses yang lebih dekat dengan kediaman Gubernur Jatim, yakni di Jalan Jemursari I. Namun, akses ini akan dikhususkan untuk kedatangan Jusuf Kalla Wakil Presiden, yang akan hadir sebagai saksi dari pihak mempelai perempuan.

Para tamu undangan akan diarahkan memarkir kendaraannya di sejumlah lokasi di sepanjang jalan Jemursari II. Di antaranya seperti di SMP Negeri 13, Perumahan Pertamina, serta parkir paralel di sepanjang jalan itu.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Diisukan Pakai APBD Untuk Nikahkan Sang Anak

“Jadi golf car ini nanti akan digunakan untuk menjemput dan mengantar tamu-tamu yang mendapat lokasi parkir terjauh,” kata Fattah Jasin, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

Sesuai jadwal, Jusuf Kalla diperkirakan tiba di Bandara Juanda sebelum pukul 13.00 WIB. Sebelum beranjak ke kediaman Khofifah, Wapres akan melaksanakan Salat Jumat di Masjid di Bandara Juanda.

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan di Jalan Raya Jemursari saat rombongan Wapres mendekati kediaman Khofifah. Ada 17 kendaraan rombongan Wapres yang akan melintas di jalan itu, sehingga selama beberapa menit jalan akan disterilkan dari kendaraan.

Meski secara umum tidak terlalu mengganggu lalu lintas, Fattah mengimbau masyarakat Surabaya menghindari Jalan Raya Jemursari sejak pukul 13.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

Baca Juga  Sempat Berseteru, Khofifah Dan Risma Akhirnya Duduk Bersama

“Kami sudah pasang VMS (Vendor Management System/papan pemberitahuan elektronik) di tiga titik. Di (Jalan) A Yani, dan beberapa lokasi di Jalan Jemursari. Kami berharap masyarakat menghindari dulu Jalan Jemursari selama acara,” ujarnya.

Meski demikian, Dishub Jatim telah bekerja sama dengan jajaran Dishub Kota Surabaya, Kepolisian, dan TNI untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan selama acara akad nikah berlangsung.

“Dari kami sendiri ada 70 personel, nanti dari masing-masing jajaran kepolisian, TNI, dan Dishub Surabaya juga akan membantu mengurai dan mempercepat lalu lintas selama berlangsungnya acara,” ujarnya.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here