Aplikasi Ini Dekatkan Polrestabes Dengan Masyarakat Surabaya

Surabaya (infosurabaya.id) – Aplikasi Jogosuroboyo akan segera diresmikan Polrestabes Surabaya. Namun meski belum di-launching, sudah ada ribuan pengguna yang mengunduh aplikasi tersebut.

Polrestabes Surabaya semakin serius memberikan pelayanan dan keamanan terhadap warga di Kota Surabaya. Salah satunya membuat aplikasi Jogosuroboyo yang dilengkapi panic button atau tombol darurat.

Aplikasi berbasis android sudah bisa diunduh warga di play store masing-masing smartphone. Nantinya, warga tidak perlu repot datang ke kantor polisi untuk melaporkan tindak kejahatan di Surabaya. Lewat aplikasi Jogosuroboyo, semua laporan warga akan ditanggapi.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho mengatakan, aplikasi Jogosuroboyo akan di-launching hari ini. Menurutnya aplikasi tersebut memiliki tiga manfaat utama untuk warga Kota Surabaya. Yang pertama terkait pengaduan kepada pihak kepolisian.

“Dengan aplikasi ini masyarakat bisa mengadu baik itu dengan sms,telepon dan atau dengan menombol panic button. Semuanya terlayani selama 24 jam, 7 hari dalam seminggu oleh operator kami dan langsung dieksekusi oleh petugas yang terdekat di lapangan,” kata Sandi Nugroho, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga  Waspada! Ini Modus Baru Pencurian Motor

Sandi menambahkan, manfaat yang kedua dari aplikasi Jogosuroboyo, warga Surabaya akan dipermudah dalam layanan kepolisian. Seperti pembuatan SIM, surat kehilangan, SKCK dan laporan pengaduan yang semuanya terkoneksi dengan masing-masing divisi di Polrestabes Surabaya.

“Yang tadinya kalau daftar itu antre panjang dan lama. Maka dengan aplikasi itu bisa mendaftarkan online melalui di handphone (android) masing-masing. Jadi bisa lebih cepat, mudah, murah dan dalam satu genggaman,” papar Sandi.

Kemudian manfaat ketiga dari app Jogosuroboyo yakni adanya informasi mengenai agenda dan berita polrestabes. Misalnya ketika ada unjuk rasa di Kota Surabaya atau kegiatan kepolisian. Tak hanya itu, warga juga bisa berinteraksi melalui aplikasi tersebut. Warga bisa berbagi informasi tentang kegiatan masyarakat.

Baca Juga  Situasi Jalan Kalasan Berangsur Kondusif

“Layanan agenda dan berita itu memberikan informasi kepada masyarakat. Kalau misalnya ada kegiatan demo di mana saja. Masyarakat juga share kegiatan masyarakat, karena kebetulan kami memiliki data terkait izin keramaian di Surabaya,” lanjut Sandi.

Lewat aplikasi itu masyarakat bisa mengetahui dan memantau kegiatan kepolisian setiap hari. Mulai dari kegiatan Bhabinkhamtibmas, Sabhara, Satlantas, Polsek dan jajaran.

Meski belum di-launching, aplikasi tersebut sudah diunduh ribuan pengguna. Menurut Sandi, kebanyakan dari pengunduh langsung mencoba menggunakan tombol darurat.

“Sampai hari ini sudah sekitar 3 ribu orang. Dan rata-rata semua pengguna mencoba menombol panic button tombol darurat berwarna merah. Tidak sampai 5 menit langsung ditelepon balik oleh operator kami yang berada di Command Center. Saat ditanya apakah ada yang bisa dibantu, ternyata mereka sedang mencoba tombol panic button di aplikasi Jogosuroboyo,” pungkas Sandi.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here