Truk Muat Minyak Goreng Terguling, Jadi Rebutan Warga

Mojokerto (infosurabaya.id) – Sebuah truk tangki yang mengangkut minyak goreng curah terguling di Bypass Mojokerto. Tumpahan ribuan liter minyak goreng diserbu warga sekitar.

Sopir truk tangki Samsul Huda (43) mengatakan, dirinya sedang melaju dari arah Surabaya menuju Jombang. Menurutnya, truk tangki dengan nopol AG 9276 RC ini membawa 9 ribu liter minyak goreng curah. Ribuan liter minyak goreng ini akan dikirim ke agen Kediri.

Sampai di Bypass Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, as roda truk yang dia kemudikan patah. Seketika truk miring ke kanan, lalu terguling di tengah jalan. Saat itu Samsul seorang diri di dalam kabin truk.

“Kecepatan saya 40 KM/jam, Alhamdulillah tidak menimpa kendaraan lain. Saya juga tidak luka,” kata pria asal Desa Kale, Kecamatan Ngasem, Kediri di lokasi kecelakaan, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga  Lupa Tarik Rem Tangan, Pengendara Mobil Meninggal

Tidak hanya terguling, muatan minyak goreng curah seketika tumpah ke jalan. Melihat kejadian itu, warga sekitar berbondong-bondong menjarah tumpahan minyak goreng.

Warga mengambil minyak goreng dengan berbagai wadah. Mulai dari timba, galon air hingga kaleng minyak. Samsul pun mengaku tak bisa berbuat banyak saat warga melakukan penjarahan.

“Mau bagaimana lagi, di sini banyak orang,” ujarnya.

Samsul memperkirakan, minyak goreng di dalam tangki hanya tersisa sekitar 900 liter. “Kerugian sekitar Rp 100 juta, harga per liter Rp 10.500,” terangnya.

Hingga pukul 16.00 WIB, truk tangki yang terguling belum bisa dievakuasi. Warga sudah berhenti melakukan penjarahan. Itu setelah anggota Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto menghalau mereka.

Sebanyak 3 mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan tumpahan minyak goreng dari permukaan aspal. Beberapa kendaraan roda 2 yang nekat melintas harus tergelincir akibat jalan yang licin.

Baca Juga  Ini Daftar Korban Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu

Kabin truk tangki yang terguling tampak hancur. Kerusakan pada bagian kemudi terjadi saat truk dievakuasi menggunakan derek. Masih banyaknya muatan di dalam tangki membuat derek tak kuat menarik truk tersebut.

“Karena muatan masih banyak menyulitkan proses evakuasi. Kami masih menunggu kendaraan lain untuk pemindahan muatan,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Edy Widoyono di lokasi kecelakaan.

Ia memastikan tak ada korban dalam kecelakaan tunggal ini. Hanya saja, tumpahan minyak goreng dan bangkai truk yang belum bisa dievakuasi mengakibatkan kemacetan dari arah Surabaya maupun dari arah Jombang.

“Kami lakukan pengalihan arus dari arah Surabaya masuk ke dalam Kota Mojokerto. Dari arah Jombang juga demikian,” pungkasnya.rwt/detik/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here