Marak Perampokan, Pemkot Surabaya: Minimarket Dilarang Buka 24 Jam

Surabaya (infosurabaya.id) – Perampokan minimarket di Surabaya semakin marak. Dalam setiap modusnya, para perampok biasanya memanfaatkan jam malam di atas pukul 23.00 untuk melancarkan aksinya. Lalu bagaimana jam operasional minimarket yang mengaturnya?

Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya Surabaya Wiwiek Widyati mengatakan sebenarnya jam operasional minimarket sudah diatur dalam Perda 8 tahun 2014. Dalam aturan itu jam operasional dibagi menjadi tiga kategori.

“Sudah diatur di Perda 8 tahun 2014. Untuk jam operasional ada 3 kategori. Kalau untuk hari biasa seperti Senin sampai Jumat itu dari pukul 08.00 sampai 21.00, kalau weekend Sabtu dan Minggu dari pukul 08.00 sampai 23.00,” kata Wiwiek saat dihubungi detikcom, Kamis (18/7/2019).

“Nah, untuk kategori minimarket yang terintegrasi misalnya minimarket tergabung dengan SPBU dan sebagainya itu jam bukanya 24 jam,” tambah Wiwiek.

Baca Juga  Kebiri Kimia Belum Selesaikan Masalah Kejahatan Seks

Untuk pelaksanaan Perda, lanjut Wiwiek, pihaknya selama ini telah melakukan sosialisasi mengenai jam operasional tersebut. Sedangkan untuk tindaklanjutnya, Disperindag akan lebih gencar menyosialisasikan lagi aturan jam operasional pada pihak minimarket.

“Jelas kami akan lebih menggencarkan sosialisasi. Ya ini kan juga harus disikapi. Jadi kami berharap (minimarket) akan lebih lagi memahami Perda 8 tahun 2014 mengenai jam operasional itu,” terangnya.

Lalu bagaimana minimarket yang melanggar jam operasional yang tidak sesuai kategori? Wiwiek mengaku akan melakukan pendekatan persuasif pada minimarket di Surabaya.

“Untuk yang melanggar kami lebih persuasif. Jadi biasanya kami beri surat peringatan dulu, sampai kita panggil untuk memahami aturan jam operasional sesuai di Perda,” pungkasnya.

Baca Juga  Perempuan Penghuni Kos Tiba-Tiba Teriak Histeris

Sebelumnya, dua perampok menyatroni minimarket di Jalan Raya Kenjeren. Usai menyatroni minimarket tersebut, pelaku beraksi di minimarket lainnya, tapi gagal.

“Ini kejadiannya tadi malam, kalau yang di sini sekitar pukul 23.08 menit, pelakunya yang termonitor dua orang dengan cara menodongkan senjata tajam berupa pisau kepada petugas Alfamidi. Kemudian yang satu ambil uang di laci,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran di Jalan Kenjeran, Kamis (18/7/2019).

Sebelumnya sebuah minimarket di Bulak juga disatroni perampok. Membawa parang dan pistol, kedua perampok menguras isi laci dan membawa uang Rp 1,7 juta yang ada di dalam laci kasir.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here