Kasus Jalan Gubeng Masih Menyisakan Masalah

Surabaya (infosurabaya.id) – Kasus amblesnya jalan Gubeng masih berbuntut panjang. Meski saat ini pihak Kejati telah menyatakan berkas telah sempurna (P21), namun ersoalan tak berhenti sampai disitu.

Revitalisasi kembali Jalan Gubeng oleh Pemkot Surabaya masih disoal. Itu lantaran perbaikan jalan menggunakan dana talangan dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD).

Terlebih, penggunaan dana tersebut tidak ada didalam nomeklatur. Hal tersebut diakui anggota DPRD Surabaya, Vinsensius Awey.”Sepengetahuan saya tidak ada mengenai laporan dana dari APBD yang dipakai,” katanya.

Baca Juga  Jalan Gubeng Ambles Lagi

Pemkot, dikatakan Awey, tidak mungkin gegabah dalam pembelanjaan APBD. Termasuk penggunaan anggaran yang tidak masuk kedalam nomenklatur. Apalagi sampai digunakan sebagai dana talangan atau pinjam pakai.

“ Dana APBD itu bukan dana simpan pinjam, bukan dana talangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ia juga mengingatkan jika benar dana APBD digunakan untuk menalangi perbaikan jalan Gubeng tentunya itu merupakan pelanggaran.

“ Penggunaan dana APBD harus benar dan sesuai dengan rancangan yang telah diputuskan sebelumnya, by name by address” tegas politisi Partai Nasdem ini.

Baca Juga  Diduga Crane Ambruk, Jalan Gubeng Terbelah

Anggota komisi C ini menjelaskan jika peruntukan dana itu tidak sesuai dengan rancangan yang sudah diputuskan dan terindikasi adanya pelanggaran, maka hal itu bisa dibawa ke ranah hukum.

Sebab, lanjut Awey seluruh penggunaan dana APBD ada mekanismenya. Termasuk pemeriksaan yang akan dilakukan oleh badan pemeriksa keuangan (BPK).” Kalau ditemui pelanggaran tentu akan dibawa ke ranah hukum utk diperiksa lebih lanjut oleh kejaksaan,” pungkasnya.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here