Pejabat Pemkot Pelaku Pungli Dipecat

Surabaya (infosurabaya.id) – Pemkot Surabaya memastikan jika Lurah BS yang terkena kasus OTT dipecat. Ia diberhentikan dengan tidak hormat, baik dari jabatannya maupun status sebagai PNS.

“Benar, saudara BS merupakan Lurah Lidah Kulon,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, M. Fikser, Selasa (23/7/2019).

Menurut Fikser, BS terbukti melanggar disiplin PNS sebagaimana ketentuan PP 53 tahun 2010 dengan tingkat hukuman disiplin berat. Dan Senin (22/7/2019), BS sudah diberikan SK pemecatan dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didampingi Kabag Pemerintahan.

Baca Juga  KPK Panggil Menteri ESDM

“Yang bersangkutan (BS), terhitung mulai tanggal 22 Juli 2019, diberhentikan sebagai Pegawai Negeri Sipil,” tegas Fikser.

Kasus yang membelit BS tersebut disesalkan Pemkot Surabaya. Sebab menurut Fikser, Wali Kota Risma sudah berkali-kali menyampaikan agar para pelayanan yang diberikan para pejabat di Pemkot Surabaya dan jajaran, jangan sampai menyakiti warganya.

“Ibu Walikota berkali-kali menyampaikan, jangan sampai menyakiti warga.Pelajaran ini sudah banyak, teman-teman OPD mari berikan pelayanan terbaik bagi warga Surabaya dan jangan ada lagi hal seperti ini,” paparnya.

Baca Juga  Jatim Jadi Fokus Utama KPK

Sebagai informasi, sebelumnya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho membenarkan adanya penangkapan oknum Lurah di Surabaya.

BS diduga terlibat kasus pungli pengurusan sertifikat tanah. Ia disebut meminta uang Rp 100 juta kepada makelar tanah berinisial S untuk dua sertifikat hak milik atas nama S dan T. Satu sertifikat dihargai Rp 50 juta. Sertifikat tanah milik S dan T terbit dari program PTSL dititipkan BS ke notaris JS dengan bukti tanda terima yang dikuasi BS.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here