Pihak Swasta Diminta Bantu Sektor Pendidikan

Sidoarjo (infosurabaya.id) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur mendorong kepada pihak swasta supaya turut serta membantu pendidikan siswa melalui program tanggung jawab sosial perusahaan di kabupaten setempat.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh PT. Megasurya Mas yang memberikan beasiswa kepada para siswa berprestasi mulai dari peringkat I hingga peringkat V, serta siswa prasejahtera untuk MI Nurul Ikhlas, MI Darul Ulum, SDN Tambak Sawah, SDN Tambak Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo,” kata Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di sela penyerahan simbolis kepada siswa berprestasi di Sidoarjo, Selasa.

Ia mengatakan, perusahaan-perusahaan lainnya di Sidoarjo untuk juga peduli dengan masyarakat sekitar perusahaan.

Baca Juga  PPDB Kisruh, Menteri Pendidikan Akhirnya Buka Suara

“Pemberian beasiswa oleh perusahaan-perusahaan di Sidoarjo perlu dikontrol dan diawasi. Jangan sampai beasiswa salah sasaran atau diselewengkan pihak tidak bertanggung jawab,” katanya.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan di Sidoarjo banyak sekali mengucurkan beasiswa melalui dana tanggungjawab sosial perusahaan, dan proses pencariannya harus tetap dikontrol supaya tepat sasaran.

“Semakin banyak perusahaan yang peduli dengan masyarakat sekitar pabrik dan dunia pendidikan, pasti akan semakin membawa Sidoarjo lebih baik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Megasurya Mas, Alok Kumar Jain, mengatakan, pemberian beasiswa tahun ini berjumlah 375 siswa, terdiri atas 120 siswa dari SDN Tambakrejo, 65 siswa dari SDN Tambak Sawah, 90 siswa dari MI Darul Ulum, 40 siswa MI Nurul Ikhlas, dan 16 siswa prasejahtera dari ke empat sekolah tersebut.

Baca Juga  Butuh 150 Milliar Untuk Urai Macet Di Sidoarjo

“Pemberian beasiswa untuk pelajar di sekitar perusahaan ini sudah kami lakukan sejak tahun 1994, atau sudah sekitar 25 tahun. Anggaran itu merupakan dana CSR perusahaan,” katanya.

Ia mengatakan Pemberian beasiswa untuk pelajar di sekitar perusahaan ini sudah dilakukan sejak tahun 1994, atau sudah sekitar 25 tahun.

“Sebagai bentuk kepedulian dan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan atas pendidikan warga sekitar pabrik,” katanya.wah/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here