Warga Surabaya Bisa Punya Hunian Murah

Surabaya (infosurabaya.id) – Pemkot  Surabaya mulai merancang pembangunan hunian murah untuk warga Surabaya berpenghasilan rendah.

Selain sudah ada lahan khusus di Pakal, Program rusunami ini juga akan dibangun memanfaatkan aset PT YKP yang sudah resmi kembali dipegang Pemkot Surabaya.

Saat ditemui di DPRD Kota Surabaya, Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa nantinya aset YKP itu digunakan untuk program Rusunami, rumah susun milik.

Artinya tidak seperti rusunawa dimana penghuninya harus membayar sewa, di Rusunami penghuninya bisa mendapat hak milik, sama seperti membeli apartemen.

“Lokasi dan tempatnya sudah jelas tinggal nanti kita pastikan skema pembangunanya bagaimana,” kata Eri usai rapat bersama anggota DPRD Surabaya.

Sebelumnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga menyatakan bahwa aset YKP yang sudah diserahkan Pemkot Surabaya akan digunakan untuk pembangunan rusunawa.

Namun, rencana itu berkembang. Tak lagi rumah susun sewa (rusunawa), melainkan rusunami (rumah susun milik).

Dengan angsuran ringan, warga bisa memiliki rusun. Prinsipnya sama dengan mengangsur apartemen, namun khusus ditujukan untuk warga berpenghasilan rendah.

Baca Juga  Khofifah Beri Izin Risma Berangkat Ke Turki

“Nanti lah dipikir sambil jalan untuk realisasi rusunami dari YKP itu. Pengobatannya nanti masih dibahas,” kata Eri.

Menguat rencana bahwa aset YKP yang banyak tersebar di Surabaya itu nanti akan dikelola untuk program pengadaan rumah murah.

Untuk merealisasikan program ini, Pemkot Surabaya telah memiliki BUMD PT Surya Karsa Utama (KSU).

Perusahaan daerah di bidang properti pengembangan usaha itu santer disebut akan ditunjuk untuk merealisasikan program rumah murah bagi warga Surabaya.

Termasuk jika nanti aset YKP digunakan untuk pembangunan Rusunami.

Direktur Utama PT SKU Mastri saat ditemui mengaku akan menyiapkan secara khusus jika perusahan daerah ini diminta mengembangkan rusunami di bekas aset YKP.

Pihaknya juga akan bekerja maksimal jika ada kepercayaan tersebut.

“Tentu kami akan menyiapkan diri atas rencana pemanfaatan aset YKP untuk rusunami. Kami tengah menunggu jadwal dengan Bu Wali untuk membicarakan rencana tersebut,” kata Mastri.

PT SKU saat ini sudah mengembangkan hunian atau rumah murah untuk warga Surabaya.

Baca Juga  Wali Kota Risma: Toko Kelontong Penting Untuk Kesejahteraan

Lahan seluas 13,5  hektare yang merupakan aset BUMD ini sudah disiapkan untuk program hunian murah. Modelnya bisa berupa rusunami.

“Kami sudah menyediakan 85 kavling khusus untuk rumah murah di Sumberejo, Pakal. Luasan awal 13,5 hektare,” kata Mastri.

Kepala Dinas Penglolaan Tanah dan Bangunan Maria Ekawati Rahayu, alias Yayuk menyebut, rencana pembangunan aset YKP jadi Rusunami dilihat dari sisi administrasi sangat memungkinkan.

Namun, meski sudah resmi kembali ke pemerintah, harus ada tindakan hibah terlebih dahulu bila mau melanjutkan rencana rusunami. Saat ini pihaknya masih perlu mempelajari dari sisi hukum.

“Masalahnya sekarang posisi administrasi keuangan YKP masih diblokir. Namun diakui bahwa pengadaan hunian termasuk rusunawa juga mendesak.  Warga yang antre rusunawa saja ada 7.000 sampai saat ini,” kata Yayuk.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fathur Rahman meminta Pemkot memberikan semacam roadmap atas rencana pembangunan Rusunami.

“Apakah murni mengandalkan APBD atau perlu skema lain menggandeng pihak ketiga,” kata Fathur.wah/wbw

3 KOMENTAR

  1. bgmana dgn kami yg terkena gusuran dan sampai skr blom mndapatkan rusun..tolong bu risma kami hny org kcil..yg btuh bntuan bu risma..kami btuh tmpat tnggal tmpt berteduh..kshan anak” kami yg msh sngt kcil..tolong perhatianny..trima kasih

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here