Mantan Wali Kota Surabaya Digadang Jadi Menteri Presiden Jokowi

Surabaya (infosurabaya.id) – Bursa menteri untuk Kabinet Presiden Jokowi pada periode 2019-2024 semakin ramai. Kini, nama baru kembali masuk untuk bersaing dengan mereka yang lebih dulu berada di bursa itu.

Nama baru itu adalah Ketua Bappilu DPP PDIP periode 2014-2019 Bambang DH. Nama mantan Wali Kota Surabaya 2 periode ini santer disebut usai tak lagi berada di jajaran pengurus DPP PDIP periode 2019-2024.

Salah satu yang setuju dengan masuknya nama Bambang DH di bursa menteri adalah pengamat politik asal UNAIR, Suko Widodo.

Menurut Suko, pengalaman pria yang akrab disapa BDH itu sudah sangat cukup dan layak untuk menjadi seorang menteri kabinet.

Baca Juga  Kader PDIP: Jangan Sampai Tanduk Kami Makan Korban

“Bambang DH ini punya pengalaman panjang. Sukses menjadi Wakil Wali Kota hingga Wali Kota Surabaya. Kemampuan di birokrasinya luar biasa. Saya sangat setuju gagasan untuk BDH di jajaran kabinet,” ujar Suko, Senin (12/8/2019).

Bagi Suko yang telah sering melakukan analisa politik terhadap PDIP sejak era awal reformasi itu, sosok BDH juga Ia anggap sebagai bagian dari kalangan intelektual PDIP. “Salah satu contohnya adalah kesusksesan BDH dalam menjadi Ketua Bappilu lalu,” tegasnya.

“BDH juga mengawali karirnya sebagai seorang akademisi. Di Semarang lebih tepatnya, dulu dia dosen di IKIP Semarang yang sekarang jadi UNNES itu,” ujar Suko lebih lanjut.

Baca Juga  Ini Kabar Gembira Untuk Para Honorer Dari Pemerintah

Terkait posisi yang tepat untuk BDH, secara gamblang Suko mengatakan jika ada dua posisi pas bagi anggota DPR RI terpilih itu. “Menteri PAN-RB dan juga Mendagri. Itu sesuai dengan rekam jejak BDH,” pungkas Suko.

Di sisi lain, Dyah Katarina yang merupakan istri dari Bambang DH yakin jika sang suami akan siap untuk ditempatkan serta ditugaskan dimanapun sebagai kader partai. “Bapak siap kok. Mau ditempatkan atau tidak, sebagai apa saja bapak siap,” lanjutnya.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here