RSUD dr Soetomo Perkenalkan Sistem Reservasi Online

Surabaya (infosurabaya.id) – Sosialisasi penggunaan aplikasi pendaftaran online RSUD Dr Soetomo Surabaya sudah dilakukan dengan banner hingga langsung pada pasien baru.

Dokter Rahmi Nur Aini, Koordinator pelayanan Screening Instalasi Rawat Jalan mengungkapkan hal itu, akhir pekan lalu.

“Sudah sering diarahkan untuk penggunaan onlinenya, tetapi memang terbatas beberapa poli dan layanan belum bisa daftar online,” ujar dr Rahmi.

Faktor kurangnya pengetahuan dalam penggunaan android dan teknologi juga turut menunjang minimnya penggunaan aplikasi.

“Kadang pasien lebih tenang antre. Sejak subuh gitu sudah antre padahal layanan kami baru buka pukul 06.00,” katanya.

Reservasi online untuk rawat jalan, lanjut dr Rahmi, saat ini sudah diaplikasikan di Instalasi Graha Amerta dan Instalasi  Rawat Jalan di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Baca Juga  Harusnya, RSUD BDH Sudah Jadi RS Tipe B

Aplikasi ini untuk sementara hanya tersedia untuk Sistem Operasi Android.

“Jadi pendaftar harus download aplikasinya dulu, biasanya kalau dari desa atau sudah tua dibantu saudaranya yang mengantar,” urainya.

Setelah men-download aplikasi Reservasi Online RSUD Dr Soetomo di Google  Play Store, calon pasien bisa registrasi online dengan mendaftarkan nomor peserta BPJS. Selanjutnya, memilih waktu dokter yang akan dituju untuk pemeriksaan.

“Setelah itu akan mendapat barcode reservasi, bisa dibawa saat ke rumah sakit. Nggak harus antre lagi secara manual. Langsung ke Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) dan scan barcode yang didapat,” paparnya.

Jika data pendaftar dan rujukan tidak sesuai, maka pendaftar lebih dahulu menuju ke loket registrasi online.

Baca Juga  Demi Pasien, Perawat Ini Rela Terapung Di Lautan Lepas

Sementara, jika data sudah sesuai, akan keluar Surat Eligibilitas Peserta (SEP) dan proses antrean langsung ke poli yang dituju.

“Memang ada beberapa kondisi calon pasien yang tidak bisa reservasi online. Seperti pasien baru, karena harus didata dulu secara manual,” urainya.

Kemudian, pendaftar di beberapa pelayanan juga tetap harus secara manual.

Seperti pasien setelah rawat inap, pasien rujukan sarana kemoterapi, rehabilitasi medik, radioterapi, hemodialisa, UPIPI, paliatif bebas nyeri, infasif minimal urogenital, gigi dan mulut, laborat/darah/foto/scan, jantung anak, kedokteran nuklir dan onkologi.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here