Keponakan Khofifah-Mahfud MD Siap Duet Di Pilwali Surabaya

Surabaya (infosurabaya.id) – Bermunculannya figur dalam Pilwali Surabaya mulai menarik perhatian anak muda. Tak mau kalah dengan yang berpengalaman, duet Firman Syah Ali dan Lia Istifhama memantapkan diri maju Pilwali.

Sosok keduanya merupakan representasi dari NU. Firman dan Lia juga merupakan kader muda dari latar belakang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

“Sosok anak muda memiliki semangat yang tinggi. Terutama pantang menyerah,” kata Firman.

Menurut Firman yang saat ini masih tercatat aktif sebagai ASN Pemprov Jatim, semangat anak muda ini terinspirasi dari Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga  Masuk Bursa Pilwali, Ahok Bakal Berkunjung Ke Surabaya

Menurut Ali, sebagai senior di PMII Khofifah sudah membuktikan hal itu dalam kontestasi Pilgub Jatim. Hal itu juga diamini oleh Lia Istifhama.”Contohnya dalam ajang Pilkada Jatim, walau dua kali kalah, Bunda Khofifah tetap pantang menyerah, beliau maju terus sampai berhasil,” terang Lia yang juga keponakan dari Khofifah ini.

Lia menegaskan, meski masih dalam hubungan keluarga namun langkah berpolitiknya diakui tidak ada campur tangan Khofifah.

Baca Juga  Pilwali Surabaya, Pengusaha Dikabarkan Mulai 'Turun Gunung'

Itu juga diakui oleh Firman yang masih keponakan dari Mahfud MD.”Kami menauladani semangat dan jiwa kepemimpinan Bu Khofifah dan Pak Mahfud,” ujar dia.

Langkah keduanya gayung bersambut. Semangat ikut dalam bursa Bacawali mendapat dukungan dari Pendiri Dolly English Club, Cahyo Negoro.

Cahyo meyakini keputusan kedua anak muda ini dinilai mampu menjadi sosok baru dalam percaturan politik di Surabaya.”Bisa menjadi alternatif dan meraih simpati anak muda di dunia politik,” ungkap dia.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here