PDAM Surabaya Didesak Gratiskan Layanan Selama Sebulan Penuh

Surabaya (infosurabaya.id) – Dampak pemasangan pipa jaringan PDAM di Yos Sudarso masih terasa hingga hari ini, Selasa (7/9/2019). Hingga kini sebagian wilayah di Kota Surabaya tak dialiri air PDAM.

Direktur LSM LeSuRe Mufti Mubarok mengkritisi buruknya layanan PDAM ini. “Sudah kualitas buruk, pelayanan mampet tak jelas kapan akan mengalir.  Kalau warga lupa bayar akan segera diputus. Kalau PDAM yang buat kesalahan apa sanksinya, ini tidak adil,” ujarnya.

Menurut dia harusnya PDAM segera minta maaf dan menggratiskan minimal 1 bulan. “PDAM adalah BUMD milik Pemkot Surabaya. Yang didanai uang APBD dari jerih payak rakyat Surabaya. Wali kota harus turun tangan,” tegasnya.

Mufti menegaskan demikian karena jika soal bersih-bersih got macet Wali Kota turun tangan. Namun soal PDAM Wali Kota terkesan diam dan belum turun tangan.

Baca Juga  PDAM Surabaya Targetkan Semua Rumah Teraliri Air Bersih

“Air menyangkut hajat hidup orang banyak. Banyak hal yang terkait dengan air termasuk rumah tangga. Hari ini kita tidak bisa mandi, BAB bahkan untuk kebutuhan cuci baju atau piring. Kerugian warga cukup besar. Sementara itu Dirut PDAM hanya retorika memberi jawaban yang tidak jelas,” imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan menambahkan saat ini PDAM tengah difokuskan untuk membantu suplai air. ’’Sudah kami komunikasikan kepada PDAM melalui tangki-tangki air,’’ katanya saat dikonfirmasi Selasa (10/9).

Ia menerangkan hingga hari ini beberapa wilayah air masih belum mengalir, disebabkan pada perbaikan pipa.

’’Masih ada penggantian pipa untuk peningkatan layanan distribusi air,’’ terang alumni ITS Surabaya ini.

Baca Juga  Tak Mungkin Seluruh Wilayah Surabaya Teraliri Air Bersih PDAM

Pemkot dikatakan Hendro untuk tetap melayani maksimal dalam suplai air di masa perbaikan. Sehingga masyarakat yang membutuhkan suplai air dapat tertangani dengan cepat.

“Termasuk pelanggan yang terimbas untuk segera mendapat suplai air dari PDAM sesuai kebutuhan,’’ terang pejabat yang digadang-gadang maju dalam Pilwali Surabaya 2020 mendatang ini.

Sebelumnya matinya air PDAM ini disebabkan karena pengerjaan basement alun-alun kompleks Balai Pemuda yang berdampak pada pelanggan PDAM Surya Sembada. Saat PDAM memasang pipa di area proyek tersebut, terjadi gangguan aliran air minimal dua hari.

Berdasar data PDAM Surya Sembada, setidaknya ada 60 ribu pelanggan yang terdampak. Yakni, yang lokasinya di Jalan Raya Darmo, Yos Sudarso, Nias, Ambengan, Undaan, Pegirian, Wonosari, Wonokusumo, Ngagel dan Ujung.dya/wbw

6 KOMENTAR

  1. Kalau bayar harus ontime gak boleh telat. Trus skrg pelayanan air ke masyarakat…. ndk bs on time. Call center pdam mending gak ada deh. Ms di tlp bolak balik sibuk trus….sdh air pagi sampai malam gak nyala…. kalau keluar cmn sdkt….trus katar da tangki air dr pdam mana kok gak ada…..

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here