Seorang Ketua RT Di Surabaya Bersiap Maju Pilwali Lewat Jalur Independen

Surabaya (infosurabaya.id) – Ahmad Nawardi belakangan masuk dalam usulan bakal calon Walikota Surabaya oleh sejumlah elemen masyarakat. Bahkan, selain melalui unsur partai politik, para relawan dari anggota DPD RI terpilih ini juga siap untuk mendukung melalui jalur independen.

Dukungan ini di antaranya datang dari forum RT/RW di Surabaya. Apalagi, Nawardi juga tercatat sebagi Forum RT/RW Surabaya karena memang juga menjabat sebagai Ketua RT. Dengan adanya dukungan tersebut, Nawardi berterimakasih.

“Dorongan banyak sekali. Bahkan, ada yang sampai datang ke rumah. Kami sampaikan terimakasih,” kata Nawardi.

Desakan kepada Nawardi tersebut menguat senyampang dengan harapan besar untuk bisa membangun  Surabaya dari daerah pinggiran. Menurut Nawardi, para RT/RW ingin lebih dilibatkan dalam pembangunan di Surabaya.

“Mereka berharap pembangunan di Surabaya dapat dilakukan mulai dari kampung,” kata Nawardi.

Baca Juga  Ini Tokoh Muda Di Bursa Pilwali Surabaya

Walikota Surabaya saat ini, Tri Rismaharini telah banyak membangun jalan protokol dan sebagian kampung. Hal inilah yang seharusnya dilanjutkan oleh sosok yang dinilai telah berpengalaman dan paham tentang RT/RW di Surabaya.

“Mereka menilai kami paham dan layak menjadi Calon Walikota karena pernah menjadi Ketua Forum RT/RW,” kata Nawardi mengutip penjelasan para pendukungnya.

Dengan adanya dorongan tersebut, pihaknya belum mengambil keputusan. Anggota DPD RI terpilih periode 2019-2024 ini masih akan mempertimbangkan berbagai hal. Termasuk, rekomendasi dari kiai dan tokoh di Surabaya.

“Kami sampaikan bahwa kami masih istiqoroh sampai bulan Oktober. Jawabannya ada di Bulan Oktober,” kata Nawardi kepada Tribunjatim.com.

Sembari menunggu hasil istiqoroh, pihaknya menyebut para relawan akan mengumpulkan KTP sebagai syarat dukungan perseorangan (independen).

Baca Juga  Kalangan NU Pegang Peran Penting Di Pilwali Surabaya 2020

“Kami belum memutuskan akan maju lewat partai atau independen. Namun, kami ancang-ancang untuk kedua jalur ini,” katanya.

Apabila hasil istiqoroh tersebut menunjukkan bahwa ia maju lewat independen, maka ia optimistis dapat memenuhi syarat yang dibutuhkan.

Termasuk, pengumpulan KTP sebanyak 7,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Surabaya yang berjumlah lebih dari dua juta jiwa.

“Kalau RT/RW yang bergerak, saya optimis waktu satu minggu tuntas untuk mengumpulkan  KTP sebanyak itu,” katanya.

Apalagi, saat ini proses sosialisasi oleh para RT/RW terus dilakukan oleh para relawannya. “Sudah mulai sosialisasi. Di antaranya dengan berbagai even. Baik melalui forum RT/RW dan acara-acara lain,” pungkasnya.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here