Polda Jatim Kumpulkan Ratusan Netizen, Ada Apa?

Surabaya (infosurabaya.id) – Polda Jatim  mengumpulkan ratusan warganet se-Jatim di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim,  Jalan A Yani, Surabaya, Senin (16/9/2019).

Agenda itu merupakan satu diantara upaya sinergisitas yang ingin dibangun  Polda Jatim dengan pengguna media sosial di Jatim.

Melalui Bidang Humas Polda Jatim, para pegiat media sosial khususnya pemilik akun-akun media sosial yang eksis di daerahnya masing-masing dikumpulkan bersama untuk diteguhkan kembali komitmetnya ‘Jogo Jawa Timur’.

Namun komitmen ini lebih tertuju pada upaya untuk bijak dalam bermedia sosial dan mewaspadai merebaknya berita atau informasi hoax.

Informasinya acara itu dihadiri para Kasubbaghumas dan Operator Humas Polres Jajaran se-Jatim.

Kemudian, 20 orang perwakilan Netizen setiap kabupaten atau kota se-Jatim, dengan jumlah peserta sekitar 925 orang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menuturkan, keprihatinanmya terhadap begitu gampangnya informasi atau berita hoax beredar dilini massa medsos menjadi alasan terselenggaranya acara ini.

Baca Juga  Polisi Ungkap Kasus Suami Jual Istri

Kendati agenda peneguhan komitmen ini diakuinya berlangsung tiap tahun, ia tak menampik problem disrubsi informasi belakangan akan terus terjadi.

“Berita hoax masih terus ada, dari segala permasalahan yang ada, selalu ada berita berita yang kurang pas, inilah mereka-mereka yang membantu kami dalam penyampaian berita-berita yang sebenarnya,” katanya pada awakmedia.

Luki berharap komitmen yang diteguhkan untuk melawan penyebaran berita hoax dalam rangka Jogo Jatim, tak cuma sebagai isapan jempol semata ditiap tahunnya.

Untuk itu ia berharap, pihak Kasubaghumas seluruh polres dan polresta se-Jatim memperkuat sinergisitas kanal informasi antara kepolisian dan warganet.

“Dan saya sangat bertemakasih, dan ini sudah ada komunitasnya, dan ada group ya dan antara polres satu dengan polres lain semuanya terintergrasi,” ujarnya.

Baca Juga  Polisi Segel Pabrik Daging Beromset Milyaran

Luki juga mengimbau, agar sinergisitas itu juga dibarengi dengan upaya untuk mengajak para warganet tersebut untuk berdiskusi terkait kondisi keamanan dan ketertiban di Jatim, melalui platform media sosial yang ada.

“Saya harap bisa terus ada diskusi diskusi lewat WA atau telegram sehingga bisa menyampaikan informasi yang positif,” tegasnya.

Tahun depan, Luki juga berharap jumlah warganet yang dirangkul dalam jejaring kanal informasi di media sosial polisi, semakin bertambah.

“Dan tadi sudah sata sampaikan untuk bisa menyumpulkan yang lebih banyak lagi sehingga Jatim bisa dijaga melalui para nitizen terhadap berita berita yang kurang pas,” pungkasnya.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here