Seleksi CPNS Bakal Digelar Februari 2020

Surabaya (infosurabaya.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta warga yang berminat untuk mengikuti seleksi CPNS tahun 2019 untuk bersiap-siap.

Pasalanya sebagaimana dikatakan oleh Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Anom Surahno, Selasa (1/10/2019), pelaksanaan seleksi CPNS dipastikan akan dilaksanakan sekitar bulan Februari 2020 mendatang.

“Kita mengajukan lebih baik dimundurkan seleksi CPNS nya setelah pelantikan presiden dan juga setelah terbentuk kabinet baru,” kata Anom.

Sebab jika tes dilakukan setelah kabinet baru terbentuk maka menurutnya akan lebih simpel.

Sebab dikhawatirkan di kabinet baru biasanya ada sejumlah penyesuaian. Termasuk misalnya ada kementerian yang dimerger, nomenklatur yang diubah dan penyesuaiaan yang lain.

“Karena tentu kita nanti juga akan juga menyesuaikan. Termasuk anggarannya. Kan mengalokasikan anggaran tidak semudah membalikkan telapak tangan,” ucap Anom.

Menurutnya seleksi tes CPNS dilakukan bulan Februari 2020 mendatang. Dengan estimasi pengumuman formasi dilakukan bulan Oktober 2019, berlanjut ke seleksi pemberkasan administrasi hingga Januari 2020.

Baca Juga  Usia 40 Tahun Masih Bisa Daftar CPNS

Namun hal tersebut dikatakan Anom belum pasti jadwalnya karena menunggu surat resmi dari kementerian.

Hal ini sejalan dengan KemenPAN RB beberapa waktu lalu juga sudah membuat pemaparan terkait timeline untuk seleksi CPNS yang dilakukan pada Februari 2020. Namun agendanya untuk pengumuman formasi dilakukan mulai bulan ini.

Lebih lanjut ia juga menyebutkan bahwa sampai saat ini belum ada pengumuman untuk formasi seleksi tes CPNS provinsi Jawa Timur.

Dikatakan Anom, pihaknya juga menunggu adanya pengumuman formasi yang disetujui untuk dibuka di jajaran Pemprov Jawa Timur.

“Belum. Kita belum mendapatkan jabawan untuk formasinya,” kata Anom.

Anom menyebutkan bahwa formasi yang diajukan Pemprov tahun ini adalah sekitar 2.164 orang.

Jumlah tersebut sama dengan jumlah ASN Pemprov Jawa Timur yang akan pensiun tahun ini.

Sebab dari pusat mensyaratkan dalam pengajuan formasi harus menganut sistem zero growth atau tidak ada pertumbuhan.

Baca Juga  4.131 PNS Tercatat PPATK Lakukan Transaksi Keuangan Mencurigakan

“Kita ajukan sejumlah itu. Tapi berapa yang disetujui kita harus menunggu keputusan Menpan. Dari situ kita lalu akan melaksanakan tes dengan BKN tersebut,” pungkas Anom.

Dari jumlah formasi yang diajukan, terbanyak adanya tenaga kesehatan yang mencapai 60 persen dari jumlah formasi yang diajukan. Menurutnya jumlah ini nantinya masih butuh persetujuan dari Kemenpan RB

Tahun 2019, Pemprov Jawa Timur telah menganggarkan sekitar Rp 9 milliar untuk seleksi tes CPNS. Rencananya, besaran anggaran tersebut akan diambil sebagian untuk pelaksanaan pendaftaran dan seleksi administrasi. Sisanya dikembalikan untuk kembali dianggarkan di APBD 2020.

“Di 2020 itu ada dua kali seleksi. Paksanaan 2019 dilaksanakan di 2020 dan 2020 sendiri juga ada di bulan September. Ada kemunduran dari jadwal semula,” tegasnya.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here