Persebaya Gugat Pemkot Surabaya

Surabaya (infosurabaya.id) – Majelis hakim Martin Ginting memimpin persidangan gugatan yang diajukan PT Persebaya Indonesia melawan Pemkot Surabaya dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (8/10/2019).

Dalam gugatan disebutkan bahwa Persebaya keberatan atas penerbitan sertifikat hak pakai (SHP) atas Wisma Persebaya di jalan Karanggayam, yang saat ini telah dieksekusi oleh Kejari Surabaya berdasarkan surat kuasa khusus dari Pemkot.

Pemkot Surabaya yang diwakilkan pada bidang hukum menyatakan siap menghadapi gugatan ini dan akan menyiapkan bukti-bukti untuk mematahkan dalil penggugat.

“Intinya kami siap menghadapi gugatannya,”ujar Muhammad Fajar selaku kuasa hukum dari Pemkot Surabaya.

Baca Juga  Bonek Pertanyakan Pemecatan Djanur

Sementara, Moch Yusron Marzuki selaku kuasa hukum PT Persebaya Indonesia mengatakan Pemkot Surabaya dan BPN telah melakukan perbuatan melanggar hukum atas diterbitkan Sertifikat Hak Pakai yang berdiri bangunan untuk Wisma Persebaya.

“Ada sebelas poin yang kami beberkan dalam gugatan ini. Intinya kami menjelaskan riwayat dari wisma Persebaya yang sudah diduduki oleh penggugat sejak tahun 1967,”terang Moch Yusron Marzuki, Selasa (8/10/2018).

Dijelaskan dia, Masalah ini muncul setelah pihak BPN mengabulkan permohonan Pemkot Surabaya atas sertifikat hak pakai pada wisma Persebaya pada tahun 1995 dan melakukan pengosongan dan pengusiran sejumlah pemain tim U 19.

Baca Juga  4 Pemain Persebaya Berlatih Di Manchester City

“Yang kami sesalkan adanya pengusiran pemain U 19 dan didepan lahan sengketa tertulis tanah milik Pemkot Surabaya. Ini menyalahi UU Agraria yakni negara tidak bisa menguasai tanah, hanya sebatas pengelola,”pungkasnya.

Sebelumnya, Pihak Kejari Surabaya melalui seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) mengosongkan semua penghuni Wisma Persebaya, pada Rabu (5/5/2019) lalu.

Pengosongan tersebut dilakukan untuk pengamanan aset Pemkot Surabaya sesuai dengan ketentuan PP no 24/2014 dan Permendagri no 19/2016.

Tak hanya itu, berahkirnya hubungan hukum antara Persebaya dengan Pemkot Surabaya juga menjadi dasar Pemkot Surabaya melakukan pengosongan Wisma Persebaya.dya/wbw

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here