Bea Cukai Juanda Sita 84 iPhone 11

Surabaya (infosurabaya.id) – Kantor Bea Cukai  Juanda sita 84 smartphone Iphone 11 hasil dari jasa titipan (jastip). Smartphone terbaru tersebut disita dari lima kasus penindakan dalam jangka waktu dua minggu. Selain menyita smartphone,  Bea Cukai Juanda juga menyita 90 botol minuman beralkohol.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai I Jatim, Muhamad Purwantoro mengatakan kelima kasus penindakan tersebut semuanya terjadi di Terminal 2 Kedatangan Internasional  Bandara Juanda

“Penindakan pertama terjadi pada Selasa (24/9/2019) sekitar pukul 21.30 dimana Bea  Cukai Juanda menindak 90 minuman alkohol, 42 boks kosong Iphone 11 dan 36 smartphone Iphone 11. Barang tersebut dibawa oleh empat penumpang dengan menggunakan 5 buah koper,” ujarnya.

Untuk penindakan kedua terjadi pada Minggu (29/9/2019) sekitar pukul 09.30 dimana satu orang penumpang membawa 11 buah Iphone 11 yang ditaruh di tas ransel.

Penindakan ketiga terjadi Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 22.00, satu penumpang membawa 9 Iphone 11 yang diletakkan dalam koper.

Baca Juga  Burung Dilindungi Ditembak, Pemkot Surabaya Ambil Sikap Tegas

Penindakan keempat terjadi Minggu (6/10/2019) sekitar pukul 19.00 dimana dua orang penumpang membawa 19 smartphone Iphone 11 disembunyikan di dalam pakaian yang digunakan.

Sedangkan penindakan kelima terjadi pada Senin (7/10/2019) sekitar pukul 21.00 dimana 9 Iphone 11 disita dari 2 penumpang yang diletakkan dalam koper.

“Dari 84 Iphone yang disita, delapan buah telah diurus bea masuknya oleh pemilik barang sedangkan 19 Iphone lainnya masih menunggu proses pengurusan bea masuknya. Sehingga sisanya sebanyak 76 Iphone 11 disita oleh kita dan statusnya menjadi barang milik negara,” tambahnya.

Ia menjelaskan modus yang dilakukan oleh jastip ini beragam dan unik.

“Ada yang dibawa langsung ke dalam saku pakaian atau ditaruh begitu saja di dalam koper. Namun tak sedikit, jastip ini memisahkan antara barang hp nya dengan kemasannya sehingga antara hp dan kemasan dibawa oleh orang yang berbeda,” terangnya.

Baca Juga  Pencuri Tanpa Busana Gegerkan Jombang

Ia juga menambahkan, Bea Cukai  Juanda tidak dapat menindak orang yang melakukan jastip tersebut.

“Untuk orangnya setelah dilakukan pemeriksaan tak ada upaya melawan hukum seperti melakukan penyelundupan. Sehingga barangnya saja yang kita sita,” jujurnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto menerangkan bahwa smartphone tersebut disita dari penumpang dengan tujuan Hong Kong dan Singapura. Dimana kedua negara tersebut telah merilis produk smartphone itu.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu percaya untuk memesan barang kepada jastip.

“Apa yang kita lakukan ini telah sesuai dengan peraturan Permendag No. 38/M-DAG/PER/8/2013 dan Permenkominfo No. 18 Tahun 2014 dimana penumpang diperbolehkan hanya membawa barang smartphone atau handphone maksimal 2 unit per orang. Dan aturan di Bea Cukai yaitu PMK No. 203/PMK.04/2017 juga telah mengaturnya secara jelas. Sehingga bila ada penumpang yang membawa melebihi batas ketentuan maka akan dilakukan penegahan oleh petugas Bea Cukai,” tandasnya.wah/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here