Kinerja BPWS Dinilai Belum Optimal

Surabaya (infosurabaya.id) – Keberadaan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) dipandang belum begitu optimal. Hal itu diungkapkan oleh Dekan FISIB Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam.

“Problem pembangunan Madura memang unik dan kadang juga butuh sentuhan khusus karena tidak bisa sematamata mengandalkan strategi struktural, tetapi juga perlu pendekatan kultural untuk mengurai simpul problem dan hambatan pembangunan wilayah madura,” kata Rokim.

“Sejauh ini pembangunan di Madura tidak bisa mengandalkan semata mata inisiatif pemerintah kabupaten di Madura, banyak problem internal yang perlu diretas dan juga diberi penguatan dari luar untuk akselerasi,” tambahnya.

Baca Juga  Jembatan Suramadu Bakal Ditutup 7 Jam

Strategi kultural, dipandang oleh alumnus UNAIR itu perlu lebih ditingkatkan oleh BPWS. Hal itu, selama ini belum dilakukan optimal. “Menurut saya BPWS dengan melihat kendala selama ini perlu keterlibatan tokoh madura lokal yang punya relasi kuasa kultural dalam struktur sehingga bisa memaksimalkan komunikasi dengan masyarakat dan pemegang kuasa lokal Madura,” tegasnya.

Baca Juga  Puluhan Motor Diamankan Di Jembatan Suramadu

Meskipun demikian, Rokim memandang jika peran BPWS saat ini masih penting. Keberadaannya dianggap cukup vital. “Menurut saya BPWS tetap dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan di Madura,” ujarnya.

“Peran BPWS menurut saya masih bisa dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan di wilayah kepulauan dan juga wilayah wilayah pengungkit madura yang butuh sentuhan percepatan pembangunan fisik,” pungkas Rokim.wah/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here