Kilas Balik: Skandal ‘Menjemput Rezeki 2019’

Surabaya (infosurabaya.id) – Awal tahun 2019, publik di Surabaya dihebohkan dengan skandal ‘Menjemput Rejeki 2019’. Pada momen itu, dua artis nasional Vanessa Angelia Adzan alias Vanessa Angel dan Maria Delima Siahaan alias Avriellya Shaqilla harus dibawa ke Polda Jatim karena terseret kasus prositusi online.

Dalam dakwaan terungkap bahwa saksi Rian Subroto mengeluarkan uang total Rp 135 juta untuk memakai jasa Vanessa Angel. Adapun uang tersebut dibayarkan pada Vanessa Angel melalui terdakwa dan juga asistennya sebesar Rp 80 juta. Sedangkan untuk Avriellya, Rian membayar Rp 25 juta.

” Ditambah booking tiket pesawat dan booking kamar hotel Rp 30 juta rupiah, lalu Rian menyerahkan uang tunai kepada Dhani total sebesar Rp 135 juta rupiah,” ujar Jaksa Frida.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim Frida atas terdakwa mucikari Tentri Novanta juga terungkap fakta mencengangkan, selain membooking Vanessa Angel sosok Rian Subroto juga membooking Avriellya Shaqilla di hari yang sama.

Sempat muncul pula dugaan kasus ini rekayasa, meski tak pernah terbukti. Kuasa hukum Vanessa Angel menyebut perkara yang dihadapi klienya merupakan rekayasa yang dilakukan oknum polisi anggota Polda Jatim. Atas dugaan tersebut, kuasa hukum Vanessa Angel akan melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri.

“Kami akan melaporkan semuanya ke Propam Mabes Polri, terkait penyidikan ini yang tidak benar, kami akan laporkan semuanya,” kata Kuasa Hukum Vanessa Angel, Milano Lubis, kepada wartawan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (29/4/2019).

Baca Juga  Kilas Balik: Kapolda Jatim Jelaskan Kronologi Kejadian Asrama Mahasiswa Papua Surabaya

Sebelumya, Milano juga meminta kepada JPU agar menghadirkan sosok Rian Subroto yang hingga kini masih misterius. Tak hanya Milano, hakim juga memerintahkan jaksa menghadirkan paksa Rian Subroto.

“Kami ingin kebenaran ini semua terbuka dari awal. Akhirnya Rian sampai hari ini tidak bisa dihadirkan. Tapi terlepas dari itu, kami punya bukti terkait siap pentransfer uang Rp 80 juta yang dari awal penyidikan tidak pernah dibuka oleh Polda Jatim. Hari ini kami buka. Ini adalah namanya digital forensik, biar tahu teman-teman Polda Jawa Timur tahu mana namanya didigital forensik,” kata Milano.

“Pentranfernya inisialnya HH dari bagian Polda Jawa Timur ke salah satu muncikari,” ujar Milano.

Sosok seorang menteri pun sempat menambah daftar pria misterius yang pernah mengajak Vanessa Angel dalam prostitusi online. Sosoknya terungkap saat persidangan.

Dalam sidang dakwaan muncikari Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko mengatakan Nindy menghubungi muncikari lainnya yakni Tentri Novanta pada 23 Desember 2018. Dia menanyakan apakah Vanessa Angel bisa diajak menemani kliennya.

Nindy menyebut kliennya itu sebagai seorang menteri. Dia menyebut apakah Vanessa bisa diajak dinner atau ‘mimik-mimik cantik’ (mimican) dengan menteri tersebut.

“Tentri Novanta melalui telepon yang menanyakan apakah artis yang bernama Vanessa Angel bisa diajak untuk menemani kliennya yang katanya seorang menteri untuk diajak dinner atau ‘mimican’,” kata Winarko saat di ruang Garuda, PN Surabaya, Kamis (4/4).

Baca Juga  Kilas Balik: Korupsi Wakil Rakyat Surabaya

Babak akhir drama itu terjadi ketika Vanessa Angel akhirnya keluar dari Rumah Tahanan Kelas I Surabaya di Rutan Medaeng, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 30 Juni 2019 lalu. Sedangkan Avriellya langsung dibebaskan usai beberapa waktu diperiksa karena dianggap hanya merupakan korban.

Vanessa Angel dijatuhi vonis lima bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya atas kasus penyebaran foto asusila melalui medium elektronik.

Usai bebas dari penjara, kabarnya Vanessa mengalami trauma berat. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh sang sahabat, Masayu. Masayu mengungkapkan bahwa Vanessa Angel sempat curhat kepadanya soal trauma tersebut.

“Nah kalau masalah trauma, dia sih sempet bilang, ‘Aduh gue trauma nih sama Surabaya,’” ungkap Masayu saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2019.

Masayu mengaku Vanessa Angel hanya merasa trauma dengan Surabaya. Sedangkan untuk hal lainnya, Vanessa terlihat baik-baik saja. Masayu menepis kabar yang menyebutkan bahwa Vanessa sempat minder dan malu-malu saat keluar dari penjara.

“Enggak kok, Vanessa kan ceria orangnya ya dan orangnya gampang deket sama semua orang, dia baik. Jadi ya kayaknya enggak ada masalah sih,” ungkap Masayu.

Tak hanya itu, bahkan Masayu mengaku Vanessa sempat membuat syukuran setelah keluar dari penjara, “Ya harusnya lebih baik ya. Lebih happy dia sekarang. Kemarin syukuran. Jadi, kemarin saya abis dari Trans langsung syukuran,” pungkasnya.wah/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here