FK UNAIR-Teknik Industri ITS, Prodi Favorit SNMPTN

Surabaya (infosurabaya.id) – Pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) ditutup pukul 18.00 kemarin (10/2). Total ada 16.187 sekolah yang sudah melakukan finalisasi data. Dengan begitu, mereka berhak melanjutkan pendaftaran jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Mohammad Nasih menyatakan, dalam dua hari masa perpanjangan pengisian PDSS, ada peningkatan yang cukup signifikan. Hampir 3 ribu sekolah sudah melakukan finalisasi data. Begitu pula, sekolah yang menyelesaikan pemeringkatan lebih dari tiga ribu lembaga.

’’Sekolah yang sudah pemeringkatan hingga hari terakhir PDSS ada 15.711 lembaga,’’ katanya.

Nasih menuturkan, sekolah yang sudah melakukan finalisasi data tinggal mengumumkan hasil pemeringkatan siswa eligible sesuai dengan kuota masing-masing. Siswa tersebut berhak mendaftar SNMPTN pada 14–27 Februari. ’’Siswa tinggal daftar sesuai program studi (prodi) yang diinginkan,’’ jelasnya.

Baca Juga  Info Terbaru Pendaftaran Mahasiswa Baru

Sementara untuk sekolah yang tidak melakukan finalisasi, seluruh muridnya tidak berhak mendaftar SNMPTN. Siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua prodi dalam satu perguruan tinggi negeri (PTN) atau dua PTN.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 16 Surabaya Bidang Kehumasan Abdul Razzaq Thahir menegaskan, sekolahnya sudah menuntaskan proses PDSS pada 10 Februari. Pemeringkatan siswa eligible pun telah rampung. Hasilnya akan diumumkan di sekolah. ’’Kalau PDSS, sudah beres,’’ katanya.

Baca Juga  Ini Panduan Daftar SNMPTN

Tahun ini siswa eligible untuk mendaftar SNMPTN jurusan IPA mencapai 114 anak dan jurusan IPS 24 anak. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota 40 persen dari total 347 siswa kelas XII. ’’Kami juga sudah memberikan bimbingan dan arahan kepada siswa eligible dalam menentukan pilihan prodi dan PTN,’’ ujar Razzaq.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak siswa yang menginginkan prodi-prodi favorit di kampus ternama di Indonesia. Salah satunya Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Sekolah pun mendatangkan langsung psikolog untuk memberikan pengarahan. ’’Harapannya, pilihan siswa bisa menyebar. Sebab, mereka akan bersaing dengan teman sekolahnya sendiri,’’ ungkapnya.wah/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here