Surabaya Kekurangan PNS

Surabaya (infosurabaya.id) – Pemerintah pusat memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan moratorium CPNS sejak 1 Januari 2015. Pemkot kembali membuka tes tersebut tahun lalu. Kuota yang diberikan cuma 400. Sementara itu, tahun ini, jumlahnya naik jadi 705.

’’Tapi, tetap kurang banyak,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Surabaya Mia Santi Dewi kemarin Lantas, berapa kuota yang diharapkan Surabaya? Mia tidak menjawabnya dengan angka.

Dia menerangkan, salah satu instansi yang sangat membutuhkan PNS adalah kelurahan. Idealnya, sekretaris kelurahan dan para kepala seksi memiliki satu staf PNS untuk membantu pekerjaan mereka. Estimasinya, kelurahan butuh tambahan PNS hingga 1.800 orang.

Baca Juga  Museum Olahraga Surabaya Segera Terwujud

Namun, BKD tak mungkin menggunakan kuota yang diberikan pemerintah pusat untuk kelurahan. Menurut Mia, jumlahnya minim. Sebanyak 599 slot dari 705 kuota yang tersedia digunakan untuk mengisi PNS sektor pendidikan dan kesehatan. Dengan perhitungan itu, 106 sisanya untuk tenaga teknis yang disebar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Padahal, tahun ini, kelurahan sangat memerlukan tambahan tenaga. Untuk kali pertama dalam sejarah, aparat kelurahan bakal diberi kewenangan untuk merealisasikan proyek fisik dan nonfisik. Mereka punya kuasa pengguna anggaran (KPA) untuk proyek usulan warga.

Baca Juga  Guru Honorer Di Surabaya Dipastikan Sejahtera

Tak tanggung-tanggung, nilai proyek musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang biasa dikerjakan dinas itu lebih dari Rp 500 miliar. Per kelurahan mendapat jatah hingga Rp 3 miliar untuk merealisasikan proyek warga. ”Memang, kelurahan ini kurang banyak,” jelasnya.

Sementara itu, sektor kesehatan dan pendidikan yang sudah diberi ratusan slot tetap dianggap kurang. Sebab, banyak PNS yang telah memasuki usia pensiun.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here