Inspektorat Bakal Panggil Kadiskominfo Dan Kabag Humas Pemkot Surabaya

Surabaya (infosurabaya.id) – Kasus dugaan kampanye terselubung yang dilakukan oleh Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi terus bergulir. Terbaru, Komisi A DPRD Surabaya memanggil Inspektorat untuk membahas secara serius permasalahan ini.

Salah satu yang menjadi bahasan adalah turut hadirnya Kadis Kominfo dan Kabag Hukum Pemkot Surabaya, M Fikser serta Ira Tursilawati, dalam agenda pemanggilan Eri Cahyadi oleh Bawaslu.

“Pemanggilan Eri Cahyadi oleh Bawaslu adalah persoalan pribadi karena beliau berstatus sebagai ASN. Ini bukan atas nama lembaga ataupun instansi,” kata Wakil Ketua Komisi A Camelia Habiba, Rabu (19/2/2020).

Jajaran legislatif ini menggarisbawahi netralitas ASN jelang Pilwali Surabaya. “ASN harus netral tidak terlibat politik praktis jelang Pilkada Surabaya,” tegas Habiba.

“Kapasitas mereka ini sebagai apa?, Apakah kehadiran mereka sebagai sahabat, teman atau mewakili instansi Pemkot Surabaya. Padahal mereka masih berstatus ASN,” tambah politisi PKB ini.

Baca Juga  Nasdem Surabaya Mencari Suksesor Wali Kota Risma

Harusnya, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 dan Peraturan Walikota Surabaya nomor 47 tahun 2018 Bab IV tentang larangan ASN, para Abdi Negara itu tidak diizinkan ikut serta dalam kegiatan politik praktis.

“Dalam ketentuan PP dan Perwali tersebut sudah jelas dan gamblang ditegaskan. Agar ASN menjaga netralitas mendukung dalam kegiatan politik Presiden maupun Pilkada,” tegas wanita yang akrab disapa Ning Biba ini.

Untuk itu, DPRD meminta agar hal ini menjadi bahasan serius bagi jajaran Inspektorat. “Komisi A meminta agar Inspektorat melakukan inspeksi pada mereka untuk menanyakan kehadiran mereka (kepala Kominfo, Kabag Hukum) ikut hadir mendampingi Eri Cahyadi,” pungkas Habiba.

Baca Juga  Pilwali Surabaya Bakal Tak Mudah Bagi Calon Independen

Pada kesempatan yang sama, Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Basari, memastikan jika pihaknya akan menindaklanjuti masalah ini dengan serius. Termasuk, melakukan inspeksi dan menanyakan pada Kepala Kominfo dan Kabag Hukum.

“Nanti dari hasil rapat ini, kami akan menanyakan pada pak Fikser sama Bu Ira,” papar Basari.

“Kapasitas beliau berdua yang turut hadir mendampingi pak Eri ke kantor Bawaslu akan kita tanyakan pada mereka berdua,” tambahnya.

Kehadiran para kader Bumantik yang mengaku sebagai pendukung Eri Cahyadi juga bakal disorot oleh pihak Inspektorat. Mereka berjanji akan mencari tahu hal itu secara serius.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here