Angka Perceraian Di Surabaya Tinggi

Surabaya (infosurabaya.id) – Komisi D DPRD Surabaya melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya pada Kamis 20/02/2020. Ketua Komisi D Khusnul Kotimah mengatakan, kalau rapat koordinasi itu membahas permasalahan perlindungan anak, perempuan dan keluarga.

“Data dipermukaan mengungkap angka perceraian di Surabaya sekitar 5 ribu kasus sampai bulan Oktober 2019” kata Khusnul.

Baca Juga  Sepanjang 2018, Ada 5.235 Janda Baru Di Surabaya

Kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena akan berdampak pada kondisi kejiwaan anak sehingga rentan mengalami persoalan sosial, karena disharmonisasi keluarga.

“Kasus-kasus sosial seperti pembunuhan, ngelem menjadi perhatian kita bersama, dan menjadi analisa kita terhadap problem tersebut” terang Khusnul.

Politisi PDIP ini berharap seiring kondisi dengan tersebut, anggaran untuk ketahanan keluarga sudah selayaknya ditambah.

Baca Juga  Di Situbondo, Tak Beri Password HP Dan Sosmed Berujung Perceraian

“Anggaran selayaknya diperkuat kalau perlu ditambah, paling tidak kita bisa mengukur agar anak kita hidup aman dan nyaman” tegas Khusnul

Khusnul menerangkan kalau anggaran untuk ketahanan keluarga saat ini sebesar Rp 1 milyard. “Kita ingin memastikan penghargaan terhadap Surabaya sebagai kota layak anak tidak tercederai” pungkas Khusnul Khotimah.wah/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here