KPK Lakukan Penggeledahan Di Surabaya

Surabaya (infosurabaya.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah beberapa tempat di Surabaya, Selasa, 25 Februari 2020. Komisi Antirasuah mencari bukti kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung (MA) pada 2011 hingga 2016.

“Penggeledahan itu terkait perkara tersangka NHD (Mantan Sekretaris MA Nurhadi) dan kawan-kawan,” kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.

Penggeledahan masih berlangsung. Tim berpindah-pindah tempat untuk mencari bukti lain. Dia tak mau memerinci tempat yang digeledah.

Salah satu lokasi yang disebut yakni Kantor Hukum Rahmat Santoso and Partner yang berdomisili di Surabaya. Dalam kasus ini, Nurhadi diduga menerima suap Rp33,1 miliar dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto lewat menantunya, Rezky.

Baca Juga  Kanwil Kemenag Jatim Digeledah KPK

Suap dimaksudkan untuk memenangkan Hiendra dalam perkara perdata kepemilikan saham PT MIT. Selain itu, Nurhadi juga diduga menerima sembilan lembar cek dari Hiendra terkait Peninjauan Kembali (PK) perkara di MA.

Pada kasus gratifikasi, Nurhadi diduga mengantongi Rp12,9 miliar dalam kurun waktu Oktober 2014 sampai Agustus 2016. Gratifikasi diduga terkait pengurusan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA, jugan untuk Permohonan Perwalian.

Baca Juga  Rumah Pejabat Pemprov Jatim Diperiksa KPK

Sebagai penerima, Nurhadi dan Resky disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 5 ayat (2) lebih subsider Pasal 11 dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Hiendra disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b subsider Pasal 13 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here