Puluhan Pedagang Pasar Tradisional Di Surabaya Reaktif Corona

Surabaya (infosurabaya.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menggelar rapid test massal atau tes cepat deteksi Corona COVID-19 untuk memisahkan mana warga yang negatif dan reaktif COVID-19. Salah satu tempat yang jadi target yaitu pasar tradisional di Surabaya.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Febria Rachmanita menuturkan, pihaknya telah menggelar rapid test massal di sejumlah pasar Surabaya di antaranya Pasar Genteng, Pasar Simo, Pasar Simo Gunung dan Pasar Keputran. “Kami terus menerus menggelar rapid test massal dengan tujuan agar dapat memisahkan mana warga yang negatif dan reaktif COVID-19. Bagi mereka yang reaktif, langsung kita tempatkan di hotel agar terpisahkan dari yang negatif itu sampai hasil swabnya keluar,” ujar dia.

Baca Juga  32 Pasien Positif-127 PDP Corona Surabaya Berhasil Sembuh

Untuk hasil rapid test di Pasar Genteng Surabaya, dari total 50 pedagang yang ikut rapid test 25 dinyatakan reaktif, sedangkan Pasar Keputran dari 50 orang yang ikut rapid test ada 15 pedagang reaktif. Selain itu, lanjut dia Febria menyebut rapid test massal dilakukan agar dapat menekan angka penularan COVID-19 dan kurvanya semakin menurun. “Saat ini terlihat banyak karena kita baru punya rapid test. Test PCR-nya juga bertambah di Institute of Tropical Disease (ITD) Rumah Sakit Premiere dan Rumah Sakit Adi Husada,” tutur dia.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Surabaya: Negeri Ini Butuh Patriot

Meski begitu, kata dia pihaknya juga berharap masyarakat tetap menjaga diri dengan meningkatkan kedisiplinannya, terutama tetap menerapkan physical distancing atau jaga jarak fisik, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. “Disiplin pakai masker, menghindari gerombolan, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, perilaku hidup bersih dan sehat harus dilaksanakan,” ujar dia.dya/wbw

2 KOMENTAR

  1. Saya mencoba ke pasar mangga dua surbaya..utk belanja hmpir semua pedagang g pake masker g ada social distancing..sy pake masker diliatin..mungkin menurut mrk saya orang aneh

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here