Gus Hans: Bu Risma Sudah Maksimal, Tapi Corona Tak Bisa Dihadapi Sendirian

Surabaya (infosurabaya.id) – Kasus Covid-19 di Kota Surabaya sudah menunjukkan perkembangan angka yang signifikan. Terakhir pada Sabtu (16/5) sudah tembus 49,34 persen dari total kasus positif di Jatim. Pemerhati Kesehatan Masyarakat Zahrul Azhar Asumta atau yang akrab disapa Gus Hans memandang jika sinergitas antar pihak sangat dibutuhkan saat ini.

“Pihak siapa pun tidak akan mampu menghadapi ini sendirian, perlu kerja sama semua pihak dan lapisan, semua lapisan birokrasi pasti ada plus minusnya,” katanya.

“Pemprov tak mungkin langsung melakukan hal yang terlalu teknis karena itu domainnya Pemkot, dan pihak kota/kabupaten pun tidak akan mampu berjalan sendiri tanpa support dari provinsi. Saya melihat Bu Risma sudah maksimal sesuai dengan kemampuannya dalam menghadapi pandemi ini. Tetapi masalah ini terlalu besar untuk dihadapi sendiri,” lanjut Gus Hans.

Baca Juga  Korban Tewas Akibat Virus Corona Bertambah

Menurut pria yang juga Wakil Ketua ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) ini pelibatan perangkat yang paling bawah ( RT/ RW ) akan menjadi sangat penting dalam penerapan protokol hingga lapis bawah . “Adanya kebijakan relaksasi tanpa disertai dengan kebijakan yang komprehensif akan menjadi masalah baru di kemudian hari,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan PSBB bukan satu-satunya solusi. “PSBB tidak akan efektif selama masih topdown. Kesadaran harus terbangun bersama-sama pada semua lapisan,” jelasnya.

Masih kata Gus Hans bisa jadi masyarakat sudah Mental Block ( menolak ) terhadap program ini. “Karena yang dibayangkan terlebih dahulu adalah permasalahan di depan mata; kelaparan,” tegas dia.

Baca Juga  7 Pasien Positif-9 PDP Corona Di Surabaya Berhasil Sembuh

Selain itu jelas Gus Hans, Pemkot Surabaya juga harus menerima uluran bantuan tangan dari Pemprov Jatim dengan terbuka. “Saya melihat ini adalah keseriusan dari pihak provinsi untuk ingin menyelesaikan maselah bersama ini. Pihak Siapapun tidak akan mampu menghadapi ini sendirian, perlu kerja sama semua pihak dan lapisan,” lanjutnya.

Dia menambahkan setiap lapisan birokrasi pasti memiliki plus minus. “Pemprov tak mungkin langsung melakukan hal yang terlalu teknis. Karena itu domainnya pemerintah kota. Dan pihak kota/kab pun tidak akan mampu berjalan sendiri tanpa support dari provinsi,” imbuhnya.dya/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here