Lebaran Saat Pandemi, Warga Surabaya Diharapkan Tak Putus Silaturahmi

Surabaya (infosurabaya.id) – Untuk mempercepat penyelesaian Covid-19 dan memutus rantai penyebaran corona di Kota Surabaya, khususnya saat Hari Raya Idhul Fitri, Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, meminta masyarakat untuk melakukan silaturahmi online.

Ia meminta warga Kota Surabaya untuk tetap melakukan kebaikan dan menjaga silaturahmi satu sama lain, utamanya dengan sanak saudara, meski sedang di tengah pandemi corona. Menurutnya, meski sedang di masa pandemi, kegiatan silaturahmi tak boleh putus. Namun untuk mencegah penularan, silaturahmi bisa dilakukan dengan cara lain.

“Secara pribadi dan keluarga, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idhul Fitri 1441 H. Untuk seluruh warga Surabaya, di tengah pandemi saat ini jangan sampai menyurutkan niat baik kita,” kata Whisnu kepada Ngopibareng.id, Kamis 21 Mei 2020 di ruang kerjanya.

Baca Juga  Ada 19 Kluster Corona Di Surabaya

Whisnu mengatakan, di masa pandemi saat ini masyarakat Kota Surabaya baiknya untuk selalu menurunkan ego pribadi, demi kebaikan bersama. Seperti tidak melaksanakan kumpul-kumpul dengan banyak orang. Sebab, bisa saja kesempatan berkumpul berubah menjadi tempat penularan virus Covid-19 atau corona.

Ia menambahkan, alangkah baiknya, warga Surabaya mengikuti kaidah ushul fiqih. yakni ‘Dar’ul Mafaasid Muqaddamun alaa Jalbil Mashaalih’ yang berarti menghindari keburukan harus didahulukan daripada melaksanakan kebaikan. Karena dengan mencegah dan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, cuci tangan, physical distancing, dan lainnya, maka itu akan membantu pemerintah dalam mempercepat menyelesaikan perkara corona.

Baca Juga  Harusnya, PSBB Surabaya Berakhir Hari Ini

“Mari kita semua menjaga. Saat ini waktunya kita untuk menurutnkan ego masing-masing, ini semua demi kebaikan bersama,” katanya.

Imbauan Whisnu itu tidak terlepas dari penyebaran virus corona di Kota Surabaya. Terlebih, Kota Pahlawan saat ini merupakan episentrum penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Timur. “Mari jadikan hari yang penuh fitrah ini sebagai momen penting untuk memperkuat silaturahmi. Juga saatnya untuk saling memaafkan meskipun dengan cara yang berbeda dari momen lebaran sebelumnya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here