Gugus Tugas Jawa Timur Khawatir Surabaya Jadi Seperti Wuhan

Surabaya (infosurabaya.id) – Kondisi Kota Surabaya yang saat ini menjadi episenter penyebaran Virus Corona di Jawa Timur memunculkan kekhawatiran dari Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi. Ia menyebut jika sebanyak 65 persen kasus virus corona di Jawa Timur berasal dari Surabaya Raya (Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik).

Apabila ini berlanjut, Joni khawatir kondisi ini bahkan seperti Wuhan yang merupakan kota awal persebaran virus corona. Terlebih, jika warga menyepelekan masalah protokol kesehatan pencegahan virus corona.

“65 persen COVID-19 ada di Surabaya Raya. Ini tidak main-main, kalau kita tidak hati-hati maka Surabaya bisa jadi Wuhan kalau warganya tidak disiplin,” kata Joni di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (28/5).

Baca Juga  Pemprov Jatim Siap Cairkan Bantuan Tunai 600 Ribu/Keluarga

Joni pun memastikan jika pihaknya tengah fokus menurunkan rate of transmission (tingkat penularan). Di Surabaya hingga kini angkanya masih 1,6. “Artinya ketika ada 10 orang (positif) dalam satu minggu jadi 16 orang,” jelasnya.

Jajarab Gugus Tugas di Jawa Timur pun juga berupaya menurunkan case fatality rate (CFR) atau tingkat kematian. Saat ini tengah dilakukan clinical research dengan penggunaan Avigan, Terapi Plasma Convalescent, hingga Aspirin. “Bapak Menkes sudah memerintahkan ke saya dan obat tertentu seperti pemakaian Aspirin semuanya kita coba dengan kaidah kesehatan tertentu,” jelas Dirut RSUD Dr Soetomo ini.

Baca Juga  Hasil Swab Test Wakil Wali Kota Surabaya Dipastikan Negatif

Di sisi lain, pemerintah pusat telah mengirimkan dua unit Mobil Lab Bio Safety Level 2 untuk penanganan COVID-19 ke Surabaya. Mobil lab ini akan diperbantukan dalam melakukan uji spesimen secara cepat hanya dalam 39 menit.

Rencananya, satu mobil yang sudah tiba akan digunakan untuk tiga rumah sakit rujukan di Surabaya, yakni Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Rumah Sakit Haji Sukolilo, dan Rumah Sakit Darurat Puslitbang Kemenkes di Jalan Indrapura, Surabaya. Satu mobil lab ini ditargetkan bisa memeriksa 500 spesiemen pasien.rwt/wbw

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here