Surabaya (infosurabaya.id) – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya Raya telah berakhir kemarin (8/6). Kini, Terminal Purabaya telah dibuka kembali untuk melayani penumpang bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antarkota Antar Provinsi (AKAP)

Kepala UPT Terminal Purabaya Imam Hidayat mengatakan ada beberapa syarat ketat yakni protokol kesehatan yang harus diterapkan oleh Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi.

Misalnya untuk sopir, kernet hingga kondektur harus memiliki surat keterangan sehat. Selain itu, mereka wajib menggunakan masker, sarung tangan dan menerapkan jarak pada penumpang di bus.

“Sudah tadi malam sejak pukul 24.00 WIB. Sudah buka normal, cuma harus ada beberapa syarat, untuk PO harus punya surat sehat. Terus dilengkapi masker sarung tangan, ada jarak penumpang,” papar Imam di Surabaya, Selasa (9/6/2020).

Selain itu, jika bus hendak berangkat, Imam mewajibkan perwakilan PO menyemprot busnya menggunakan disinfektan. Hal ini agar kebersihan di bus terjamin.

“Terus kalau mau jalan harus ada yang menyemprot, yakni dari perwakilan perusahaan,” imbuhnya.

Pantauan di lapangan, penumpang di terminal memang masih sepi. Hanya ada satu dua penumpang yang hendak naik bus. Sementara untuk bus yang beroperasi untuk luar kota baru berasal dari satu PO saja yang siap menerapkan protokol kesehatan.

Sedangkan untuk penumpang, Imam mewajibkan penggunaan masker hingga melewati proses screening suhu badan dengan camera scanner yang ada di terminal.

“Jadi untuk penumpang harus pakai masker, dan diperiksa pakai camera scanner,” lanjut Imam.

Kini, pihaknya juga tengah mensosialisasikan kepada para penumpang untuk membawa surat keterangan sehat.

“Untuk penambahan lain untuk protokol kesehatan, dulu kan hanya masker sekarang penambahan surat sehat. Tapi selama ini surat sehat baru sosialisasi, tapi mungkin ke depannya kalau kesini lagi harus bawa surat sehat,” imbuhnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here