3 Dokter Ahli UNAIR Berpulang

Surabaya (infosurabaya.id) – Setelah berpulang satu dokter PPDS Penyakit Dalam, dr Miftah Fawzy Sarengat karena terpapar Covid-19 pada Rabu (10/6) kemarin, hari ini Universitas Airlangga (Unair) RSUD Dr Soetomo juga harus melepas 3 dokter ahli mereka.

Terdiri dari dr. Hantoro Ishardyanto, SpB(K)Onk, Dr Bendrong Moediarso SpF, SH, dan Dr Machfud, dep Parasitologi. Ketiganya meninggal dunia karena penyakit kronis masing masing.

Ketua IDI Surabaya Dr Brahmana Askandar, Jumat (12/6/2020), menyatakan bahwa ketiga dokter tersebut meninggal tetapi bukan karena Covid-19.

“Benar meninggal, tapi ketiganya, Dr Hantoro, Dr Bendrong, dan Dr Machfud meninggal karena penyakit kronis yang sudah lama diderita masing masing,” ungkap Dr Brahmana.

Baca Juga  UNAIR Masuk 5 Besar Universitas Di Indonesia

Pernyataan ini diperkuat oleh Dr Pesta Parulian selaku Kepala Humas RSUD Dr Soetomo Surabaya.

“Ya meninggal dunia. Tapi meninggal karena Covid-19 tidak benar. Dokter Bendrong meninggal di Puskesmas Dryorejo, kami tidak tahu pasti penyebabnya. Sedangkan dr Hantoro meninggal karena gagal ginjal yang sudah lama diderita,” ujar dr Pesta.

Atas berpulangnya ketiga almarhum, rekan-rekan dokter lainnya di FK Unair berbela sungkawa dan turut berduka cita. Seperti halnya Dr Poedjo Hartono, selaku Direktur IKA FK Unair yang juga memberikan semangat kepada teman-teman sejawatnya agar tidak patah semangat dan takut karena isu Covid-19.

“Ada beberapa teman sejawat dan keluarga yang kebetulan meninggal dunia tapi sama sekali tidak terkait Covid-19. Kebetulan saja terjadi saat rame-ramenya Covid-19. Mungkin ini sekadar klarifikasi supaya tidak terjadi penurunan semangat tenaga kesehatan dalam bekerja baik menangani langsung Covid-19 maupun penyakit yang lain,” tutur Dr Poedjo.

Baca Juga  Pakar UNAIR: Penundaan RUU PKS Bukan Urusan Penting Bagi Negara

Dr Poedjo pun mengatakan bahwa dokter dan tenaga medis yang saat ini terpapar Covid-19 juga sedang dalam kondisi yang terus membaik.

“Yang confirmed seperti alm dr Miftah dan seorang perawat yang meninggal di Husada Utama. Beberapa teman sejawat yang terpapar Covid-19 lainnya sudah banyak yang membaik. Terus semangat dan berkerja ikhlas, jaga kesehatan,” pungkas Dr Poedjo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here