DPRD Surabaya: Kita Butuh Tindakan Nyata Pimpinan, Bukan Aktor Atau Aktris

Surabaya – Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni menekankan jika yang dibutuhkan masyarakat Surabaya saat ini lebih pada bagaimana seorang kepala daerah menangani permasalahan persebaran Virus Corona secara maksimal.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini itu adalah, bukan seberapa keras dia menangis, bukan seberapa keras kepala daerah memarahi anak buahnya, tapi bagaimana kebijakannya itu mampu mengatasi covid ini secara maksimal,” ungkap Toni.

Ia juga menyorot soal serapan anggaran untuk penanganan covid 19 di Surabaya yang belum maksimal.

“Dari realisasi anggaran penanganan covid senilai Rp 208 Miliar itu kan baru terpakai sekitar Rp 30 Miliar, padahal angkanya (pasien) tiap bulan naik,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Krisis SDM

Anggota Komisi A ini lantas mengambil contoh tentang pelaksanaan Kampung Tangguh. Kampung Tangguh menurutnya adalah langkah pembatasan sosial berskala lokal yang baik.

Namun sayangnya, kegiatan swadaya masyarakat ini belum disuport secara maksimal oleh Pemkot Surabaya.

“Tapi kalau kemudian ini tidak ditunjang dengan dukungan anggaran dari pemerintah kota, ya kasihan warga Kota Surabaya,” tuturnya.

Senada dengan Tooni, Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Surabaya, Mahfudz juga mengungkap hal yang sama. Menurutnya, Risma sebagai kepala daerah harusnya bersikap secara wajar.

Baca Juga  PSBB Dinilai Sudah Waktunya Diterapkan Di Surabaya

“Kalau sampai nangis-nangis gitu terus sujud-sujud gitu, jangan lah, kita nangis dan sujud cukup pada Allah, pada tuhan kita,” kata Mahfudz.

Selain itu, menurutnya, Risma sebagai pemimpin warga Kota Surabaya, seharusnya memberi contoh yang baik.

“Tidak pantaslah, kita sebagai pemimpin, bu Risma ini sebagai pemimpin panutan warga Kota Surabaya ini memberikan contoh yang baik,” tuturnya.

Dibandingkan dengan melakukan sujud, menurut Mahfudz lebih baik Risma melakukan tindakan nyata dari Wali Kota dua periode itu.

“Kita tidak butuh aktor atau aktris saat ini, kita hanya butuh tindakan nyata dari seorang pimpinan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here