Hasil Swab Tersangka Jemput Paksa Jenazah Positif

Surabaya – Satu dari empat tersangka kasus jemput paksa jenazah positif COVID-19 di RS Paru Surabaya hasil tes swabnya dinyatakan positif. Saat ini tersangka yang positif masih mendapatkan perawatan selama masa pembantaran.

“Iya benar satu yang positif. Salah satu dari empat tersangka,” terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (5/6/2020).

“Yang positif saat ini masih mendapat perawatan di RS Bhayangkara,” tambah Trunoyudo.

Lalu bagaimana dengan yang tiga lainnya? Trunoyudo mengatakan tiga lainnya hasil swab nya negatif. Tetapi mereka tetap dilakukan perawatan sambil menunggu rampungnya masa isolasi.

Baca Juga  Benih Tanamam Hias Ilegal Dimusnahkan

“Tiga lainnya masih tetap isolasi sampai rampung. Prosesnya (hukum) kan masih tetap akan jalan,” tutur Trunoyudo.

Empat tersangka kasus jemput paksa jenazah pasien positif Corona di RS Paru menjalani rapid test pada Senin (22/6). Hasilnya, semuanya reaktif. Tak hanya itu, salah satu istri tersangka juga terlebih dahulu telah dinyatakan positif dan tengah hamil.

Sebelumnya, penjemputan paksa jenazah positif COVID-19 di RS Paru itu dilakukan sekelompok warga Pegirian, Surabaya pada Kamis (4/6). Mereka membawa pulang jenazah tanpa protokol kesehatan.

Baca Juga  Mantan Istri Pemukul Anggota DPRD Beri Klarifikasi, Ini Katanya

Aksi berbahaya itu mereka lakukan karena tidak ingin jenazah tersebut dimakamkan dengan protokol COVID-19. Kala itu mereka berdalih, jenazah perempuan berusia 48 tahun itu tidak positif Corona. Mereka pun nekat membawa jenazah beserta bed rumah sakitnya.

Peristiwa pemulangan paksa jenazah positif COVID-19 itu berbuntut panjang. Hingga kini, ada empat anggota keluarga dari jenazah tersebut yang ditetapkan sebagai tersangka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here