Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya melalui Bapekko merencanakan jika pihaknya pada tahun 2020 bakal menganggarkan alokasi dana untuk membeli Rumah Bung Karno di Surabaya. Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan jika hal itu sesuai dengan arahan Wali Kota Risma.

“Alhamdulillah, tahun 2020, sudah bisa merencanakan anggaran pembelian rumah Bung Karno, doakan tahun ini sudah bisa terealisasi,” kata Eri melalui salah satu media massa.

“Kami berharap bila rumah tersebut sudah berada dalam pengelolaan Pemerintah Kota Surabaya, Rumah itu bisa menjadi tempat belajar tentang sejarah Bung Karno sebagai proklamator. Kami juga rombak peruntukannya semacam museum untuk belajar tentang kebesaran Bung Karno sebagi Proklamator Kemerdekaan RI sekaligus sebagai Presiden RI yang pertama. Kami akan kumpulkan benda benda peninggalan yang berkaitan dengan Bung Karno, Sehingga ini juga akan semakin menguatkan sebutan Surabaya sebagai kota Pahlawan,” tambahnya.

Menanggapi rencana yang ada, pihak DPRD Surabaya justru mempertanyakan hal itu. Mahfudz misalnya, anggota DPRD asal PKB ini mengaku heran dengan hal itu.

“Kenapa baru sekarang? Kemarin-kemarin kemana saja? Kenapa baru tahun dimana Pilkada bakal digelar?” kata Mahfudz.

Lebih lanjut, Ia memastikan jika pihaknya bukan berarti tidak setuju. “Saya sepakat. Sangat sepakat. Karena tentunya ini bisa lebih menjaga terkait jejak-jejak sejarah proklamator kemerdekaan Indonesia,” tegasnya.

“Tapi, ya itu tadi pertanyaannya. Kenapa baru sekarang. Tahun-tahun yang lalu kemana? Kan bisa ada dugaan kampanye terselubung. Ini bukan saya nyinyir atau gimana ya. Tapi ya biar masyarakat lah yang pada akhirnya menilai,” pungkas Mahfudz.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here