Kelakuan Gilang Disebut Jadi Rahasia Umum Mahasiswa FIB UNAIR

Surabaya – Nama Gilang, seorang mahasiswa PTN Universitas Airlangga dalam sehari ini menjadi trending topic di linimasa Twitter. Bukan karena prestasi yang dia buat. Tapi karena perbuatan menyimpang yang dituduhkan kepadanya.

Adalah fetisisme yang dituduhkan kepada mahasiswa angkatan 2015 itu. Dengan modus sedang mengerjakan tugas akhir, dirinya memperdaya para korbannya untuk melakukan adegan membungkus diri dengan kain atau jarik untuk dikafani.

Di mata salah seorang teman seangkatannya, sebut saja Ayu, kelakuan menyimpang Gilang sudah berlangsung sejak tahun 2017.

“Intinya setiap ada pergantian tahun ini dia mulai mencari korban,” jelasnya saat dihubungi media ini, Kamis (30/07/2020).

Baca Juga  Mike Tyson Bakal Naik Ring Lagi

Ayu juga menyebut, pada saat itu, teman-teman seangkatan Gilang sudah mengetahui ada yang aneh dari perilaku Gilang yang saat itu menjadi salah satu panitia Ospek Fakultas Ilmu Budaya.

Namun pada saat itu, sebelum Gilang berhasil mengelabui korbannya, para calon korban yang notabene adalah mahasiswa baru tahun 2017 sudah menanyakan hal itu kepada senior lainnya apakah benar ada Ospek untuk melakukan adegan membungkus diri.

“Jadi anak-anak itu sudah di DM duluan, terus merasa aneh, dan akhirnya menghindar,” jelas Ayu.

“Jadi dulu-dulu itu masih calon korban gitu, jadi akhirnya kita tidak bisa bawa itu ke ranah hukum atau ke fakultas,” tambahnya.

Baca Juga  Tahun Ini, Mbah Kamsinah Berusia 120 Tahun

Di mata Ayu, Gilang merupakan sosok yang terbilang cukup baik kepada teman-temannya.

“Kalau berteman itu terbilang biasa aja, tapi memang dia sangat mendominasi, seperti dia suka mbayari aku, sehingga seolah-olah aku menjadi orang yang dibawahnya dia,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Tingkat (Komting) Sasindo 2015 Shefri mengatakan, kelakuan menyimpang Gilang sudah menjadi rahasia umum. Khususnya kepada mahasiswa baru.

“Teman-teman itu nggak tahu kalau korbannya sebanyak ini, tapi dulu teman-teman juga pernah mengusut hal itu, tapi waktu itu Gilangnya kayak gitu anaknya, susah gitu dibilangin,” katanya.

5 KOMENTAR

    • Karena tidak ada yang melaporkan jadi hal tersebut dianggap sesuatu yg dilakukan dengan kesepakatan kedua belah pihak yang sama2 setuju, atau pihak korban merasa tidak merugi sehingga membiarkan. Jadi tidak ada dasar untuk melakukan tindakan ke pelaku, kecuali ada hal seperti saat ini yang mana ada korban yang merasa dibohongi atau diperalat, lalu melaporkan maka baru terdapat dasar untuk malkukan tindakan

  1. Ngeri Ya Allah naudzhubillahimindzalik…
    Semoga anak cucu Saudara semuslimku dijauhkan dari semua sikap menyimpang ini Ya Allah Aamiin…

  2. Ini perlu pembinaan,tugas kuliah harus selesai,harus dibedakan,Siapa tau setelah kasusnya viral,tobat deh….lakukan yang normal ja gaes

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here