Mengenal Fetish, Termasuk Ke Kain Jarik

Surabaya – Fantasi seksual biasanya selalu terjadi dalam diri manusia. dan itu dianggap lumrah bagi kebanyakan orang. Entah mereka yang sudah memiliki pasangan maupun belum.

Namun. baru-baru ini heboh soal fantasi seksual yang berujung gangguan yang disebut ‘Fetish’. Termasuk, soal kain jarik yang sedang heboh di jagad dunia maya.

Fantasi ini dianggap kelainan karena hasrat seksual yang terdorong jika melihat objek yang disukainya, misal kaki lawan jenis, atau bau kaos kaki untuk memenuhi hasrat seksualnya.

Psikolog Inez Kristianti M.Psi, menjelaskan, “Fetish adalah ketika seseorang merasakan rangsangan seksual dari fantasi atau perilaku sekssual yang melibatkan nonliving objects, misal sepatu, celana dalam, bra, atau bagian tubuh nongenital bisa itu rambut, hingga kaki,” ujarnya dikutip dari Suara

Baca Juga  Tanaman Langka Tumbuh Subur Di Surabaya

Inez menuturkan jika remaja putri diminta mengirimkan foto kaki, atau rambut dan tidak jelas keperluan sesungguhnya, lebih baik ditolak.

Ada saja memang alasan para Fetish ini, ada yang menyebut untuk bahan penelitian, dan banyak lagi. Perilaku ini disebut Inez tidak wajar dan patut diwaspadai. Sebab itu, jika ada yang meminta foto bagian tubuh tertentu sebaiknya tidak diindahkan.

“Please note juga, kalau sebagian dari kita mungkin punya ‘fetish’ masing-masing. Hampir semua orang punya particular body parts yang dia anggap atraktif, ada yang kaki hingga ketiak. Tapi apakah itu gangguan? belum tentu. Jadi gangguan kalau fetishticnya itu udah mengganggu fungsi normal seksual. Misal nggak ada objek yang ia sukai itu, dia nggak bisa terangsang, itu termasuk gangguan,” beber Inez.

Baca Juga  Perempuan Penghuni Kos Tiba-Tiba Teriak Histeris

Inez pun menyebut fantasi seksual itu wajar, karena manusia diberi otak yang bisa berimajinasi. Namun tak semua imajinasi tersebut patut diwujudkan secara nyata apalagi jika merugikan orang lain.

“Ada perempuan yang tanya ke aku, pacarnya pernah ambil celana dalam dan bra miliknya, ini fetish bukan? ini juga simpel, kuncinya selama nggak merugikan diri sendiri dan orang lain. Tetapi kalau sudah ambil barang orang lain tanpa persetujuan, itu sudah melanggar privasi dan itu nggak oke,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here