Surabaya Jadi Zona Oranye

Surabaya – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat Kota Surabaya berubah status dari zona merah atau risiko tinggi menjadi zona oranye atau risiko sedang penyebaran virus corona (Covid-19).

Laporan Satgas Covid-19 ini merupakan hasil analisis mingguan per 2 Agustus 2020.

Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan perubahan zonasi di Surabaya disebabkan tiga indikator kesehatan masyarakat yang dinilai membaik dari sebelumnya.

Baca Juga  Jumlah Kematian Dokter-Tenaga Kesehatan Meningkat

“Ada 15 indikator penilaian, mencakup indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan, dari gabungan seluruh indikator itu kondisinya membaik,” kata Wiku, dikutip dari CNN.

Wiku mengatakan meski kasus positif di Surabaya masih terus meningkat, namun berdasarkan penilaian epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan justru membaik. Hal itu menyebabkan perubahan zonasi di wilayah Surabaya.

Baca Juga  Jumlah Kematian Dokter-Tenaga Kesehatan Meningkat

Berdasarkan data yang diakses Senin (8/10) pada laman https://lawancovid-19.surabaya.go.id/visualisasi/graph jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif di Surabaya sebanyak 9.508.

Dari jumlah itu, sebanyak 6.166 orang sembuh, 814 orang meninggal, dan 2.528 orang dirawat. Surabaya menjadi penyumbang terbanyak kasus positif virus corona di Jawa Timur yang mencapai 25.330 orang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here