Politik Dinasti Disebut Tak Laku Di Surabaya

Surabaya – Pernyataan kesiapan dari putra Wali Kota Risma, Fuad Benardi, yang menyatakan siap maju menjadi Wakil Wali Kota menuai reaksi dari kalangan akademisi. Politik dinasti, disebut tak punya peluang di Kota Pahlawan.

“Menurut saya, jika melihat faktor sejarah, perilaku memilih warga dan heterogenitas pemilih kota rasanya politik dinasti sulit laku. Apalagi dengan melihat trend menguatnya pemilih milenial yang independen membuat politik dinasti sulit di surabaya apalagi kalau kapasitas calon dan kandidatnya biasa saja,” kata peneliti senior Surabaya Survey Center, Surokim Abdussalam.

Saat ini, lanjut Dekan FISIB Universitas Trunojoyo Madura ini, di Kota Surabaya tengah marak fenomena pemilih rasional.

Baca Juga  Mencuat Dugaan Kampanye Eri-Armuji Libatkan Anak Dibawah Umur

“Pemilih kelas menengah dan pemilih rasional tumbuh signifikan di beberapa wilayah surabaya membuat daya kritis warga meningkat dan itu juga membuat isu tentang SARA, politik dinasti sulit diterima pemilih Surabaya,” jelasnya.

“Dalam Pilkada memang variabel paling utama itu faktor personal kandidat yakni kompetensi, kapabilitas kapasitas dan trackrecord yang utama. Untuk lainnya sifatnya hanya faktor penambah,” tambah Rokim.

Rekam jejak Fuad juga dinilai belum begitu mewarnai di Surabaya. “Mas fuad kiprahnya selama ini terlihat di karangtaruna Surabaya. Jika hanya mengandalkan restu ibunya saya pikir itu belum cukup untuk bisa kompetitif di Surabaya. Apalagi Surabaya ini pilkada liga 1 jadi kandidat butuh yang surplusnya banyak untuk bisa bersaing dan kompetitif. Menurut saya jika melihat tracking survey pun nama Mas Fuad belum signifikan beredar,” pungkas Rokim.

Baca Juga  Mencuat Dugaan Kampanye Eri-Armuji Libatkan Anak Dibawah Umur

Sebagai informasi, meski mengaku siap, Fuad belum melakukan pendaftaran melalui jalur apapun ke PDIP terkait Pilwali Surabaya.

Langkah berbeda dilakukan oleh Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi. Sosok yang disebut anak emas Wali Kota Risma di pemerintahan ini telah melakukan pendaftaran ke DPP PDIP.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here